Menggerakkan Orang Lewat Doa

June 21st, 2008 by kanji-genesis

Menggerakkan Orang Lewat Doa
Hudson Taylor
Filsafat hidup Hudson Taylor adalah “Kita harus menggerakkan orang lewat Allah - yaitu dengan doa.” Hudson Taylor adalah pendiri China Inland Mission yang sekarang disebut Overseas Mission Fellowship (OMF). Sewaktu ia masih muda ia mendengar suara dari Surga, “Pergilah ke Cina untuk-Ku.” Sejak awal Taylor sadar bahwa panggilan yang sulit itu akan tergenapi hanya jika Allah yang bekerja lewat doa. Sepanjang hidupnya ia telah dengan baik dan berhasil membuktikan filsafatnya yang berbunyi, “Hanya lewat doa segala hal dapat dilakukan.”
Pada tahun 1851, tidak lama setelah menerima panggilan Tuhan, Taylor tahu ia harus mulai menyiapkan dirinya jika ia mau menjadi seorang misionaris ke Cina. Keluarganya tergolong kelas menengah dan ia tinggal bersama orang tua dan kedua adiknya di rumah yang cantik di kawasan perumahan yang bagus. Sebagai latihan sebelum ia mulai bekerja di ladang Tuhan, ia pindah ke daerah kumuh dan tinggal di antara orang-orang miskin. Ia mendapatkan pekerjaan di suatu klinik praktek yaitu sebagai seorang asisten dokter. Tujuan Taylor memisahkan diri dari kenyamanan hidup yang dijalani sebelumnya adalah agar ia dapat membiasakan diri dengan kesendirian dan bahaya yang muncul dari hidup di suatu tempat asing di mana hanya Tuhan yang akan menemaninya. Ia memilih pekerjaan sebagai asisten dokter karena ia tahu pengetahuan medis akan sangat membantunya di Cina nanti. Usianya baru 19 tahun pada waktu itu.
Melihat pada integritas rohani Taylor sejak awal perjalanannya dengan Tuhan, tidaklah mengherankan bahwa Tuhan dapat memakainya dengan begitu luar biasa. Pada malam hari setelah tugasnya selesai, Taylor seringkali meluangkan waktu untuk bersaksi dan berdoa bagi tetangganya. Suatu malam, ia diminta untuk mendoakan seorang wanita yang sedang sakit. Suasana rumah wanita itu sangatlah murung, karena bukan saja ibu itu sakit tetapi anak-anaknya juga sedang dalam keadaan kelaparan. Waktu Taylor berdoa, sulit sekali baginya untuk mengucapkan kata-kata penghiburan karena terjadi pergumulan yang berat di dalam hatinya. Di dalam kantongnya ia memiliki sekeping koin perak yang dapat menjawab doa dan penderitaan keluarga miskin itu. “Munafik!” suara hatinya mengutuk dia. “Berbicara tentang Bapa Surgawi yang baik dan pengasih - tetapi saya sendiri tidak siap untuk mempercayai-Nya - untuk memberikan segala sesuatu yang saya miliki dan hidup tanpa uang sepeser pun!” Selesai berdoa, Taylor mengikuti suara hatinya dan memberikan uang koin satu-satunya kepada keluarga tersebut. Sepulang ke kamarnya ia menikmati hidangannya yang terakhir - semangkok bubur yang sudah dingin. Dengan memberikan uangnya kepada keluarga miskin itu, ia menjadi sama miskinnya dengan mereka. Walaupun ia tidak tahu apa yang harus dimakannya besok, ia teringat akan satu ayat di Kitab Suci yang berkata, “Dia yang memberi kepada orang miskin, memberi kepada Tuhan.”
Keesokan harinya tanpa diduga ia menerima kiriman paket. Di dalamnya terkandung sekeping uang emas - nilainya 4 kali lebih besar dari uang perak yang diberikannya di malam sebelumnya. Taylor langsung berseru, “Itu bunga yang tinggi sekali! Ha! Ha! Saya berinvestasi di bank Tuhan selama dua belas jam dan ia mengembalikan ini! Itulah namanya bank!”
Di ’sekolah Tuhan’ di daerah kumuh itu, Taylor belajar bahwa ia dapat percaya dan taat sepenuhnya kepada Tuhan dalam setiap sisi kehidupannya. Memang masih terlalu banyak yang harus dipelajarinya, tetapi pelajaran awal yang didapatnya adalah bahwa janji dan ucapan Tuhan dapat diandalkan. Pengalamannya di waktu itu mengajarkan kepadanya bahwa tidak ada yang lebih mendatangkan sukacita dibandingkan dengan doa dan jawaban terhadap doa. Ia telah belajar bagaimana untuk menggerakkan orang lewat doa. Ia tidak pernah meminta dari manusia untuk hal-hal materil. Semua kebutuhannya ia bentangkan di hadapan Tuhan.
Waktu Taylor mulai bekerja sebagai asisten dokter, dokter yang dengannya ia bekerja pernah berkata, “Taylor, ingatkan saya ya, kapan saya harus membayar upahmu. Karena sering terlalu sibuk dengan pekerjaan, saya pasti akan lupa.” Dan dokter itu benar-benar lupa. Tetapi Taylor tahu bahwa di Cina nanti, ia tidak akan dapat meminta pada siapa pun, melainkan hanya kepada Tuhan. Jadi ia memutuskan untuk hanya meminta kepada Tuhan dan menyerahkan hal mengingatkan sang dokter ini pun kepada Tuhan.
Tiga minggu setelah itu sang dokter tiba-tiba teringat ia belum membayar gaji mingguan Taylor, tetapi pada malam itu ia kebetulan tidak punya uang karena semuanya sudah disetorkan ke bank. Taylor waktu itu telah sama sekali tidak memiliki uang dan ia harus membayar uang sewa kamarnya. Dan ia juga tidak memiliki uang untuk membeli makanan. Sepanjang hari itu sebetulnya ia sudah berdoa sambil bekerja agar sang dokter itu akan ingat. Sesuai doanya, sang dokter itu memang ingat tetapi ingat pada saat ia kehabisan uang! Pada malam itu Taylor bekerja sampai jam 10 malam, walaupun letih tetapi ia merasa lega karena setidaknya ia tidak perlu pulang lebih awal dan menghadapi tuan rumahnya yang pasti akan menagih uang sewa kepadanya. Waktu ia sedang berkemas untuk pulang, sang dokter tiba-tiba masuk ke ruangannya dan berkata, “Aneh sekali, pasien saya baru saja datang dan membayar tagihannya! Ia salah satu pasien saya yang paling kaya dan ia bisa saja membayar lewat cek kapan-kapan saja tetapi ia datang membayar dengan uang kontan jam 10 di malam minggu!” Lalu ia menambahkan, “Oh ya, Taylor, sebaiknya kamu ambil saja uang ini. Saya tidak punya uang receh, tapi gajimu yang selebihnya akan saya bayar minggu depan… Selamat malam!”
Doanya terjawab! Ia bukan saja punya uang untuk membayar sewa kamar tetapi juga uang makan untuk minggu yang akan datang. Ia telah membuktikan sekali lagi dalam kehidupan sehari-harinya bahwa Tuhan menjawab doa dan menggerakkan orang. Ia telah siap untuk pergi ke Cina!
Catatan: Hudson Taylor merupakan misionaris yang paling besar dipakai Tuhan di dalam sejarah penginjilan di Cina. Selama 51 tahun pelayanannya, China Inland Mission yang didirikanya membangun 20 pos misi, mengirim 849 misionaris, melatih 700 pekerja pribumi dan mengumpulkan dana sebanyak empat juta dolar dengan iman (mengikuti contoh George Mueller), dan mengembangkan gereja Cina dengan jemaat 125,000 orang. Diperkirakan setidaknya 35,000 jiwa merupakan hasil langsung pelayanannya dan ia membaptiskan sekitar 50,000 orang. Taylor memiliki karunia luar biasa untuk menginspirasi orang-orang Kristen untuk memberikan diri dan kekayaan mereka bagi Kristus.

Missions slogans and quotes from missionaries

December 28th, 2007 by kanji-genesis

Missions slogans and quotes from missionaries

World Christian sayings with meaning: Famous quotes about Christian missions

     Do you need a reason for missions? Do you need inspiration or ideas for a sermon or message on missions? Are you involved in teaching or learning about missions? Quotations from missionary leaders like William Carey and Hudson Taylor have served as battle cries for the Christian missions movement.
     Why missions? World evangelism has advanced with inspiring missionary slogans like these:

"I have but one candle of life to burn, and I would rather burn it out in a land filled with darkness than in a land flooded with light"John Keith Falconer

"God’s work done in God’s way will never lack God’s supply" — Hudson Taylor [ video ]

"God isn’t looking for people of great faith, but for individuals ready to follow Him" — Hudson Taylor

"The Great Commission1 is not an option to be considered; it is a command to be obeyed" — Hudson Taylor

"If I had 1,000 lives, I’d give them all for China" — Hudson Taylor

"God uses men who are weak and feeble enough to lean on him." — Hudson Taylor, missionary to China [ video ]

"Expect great things from God; attempt great things for God" — William Carey, who is called the father of modern missions [ more info ]

"The spirit of Christ is the spirit of missions. The nearer we get to Him, the more intensely missionary we become."Henry Martyn, missionary to India and Persia

"He is no fool who gives up what he cannot keep to gain that which he cannot lose" — Jim Elliot, missionary martyr who lost his life in the late 1950’s trying to reach the Auca Indians of Ecuador [ info on video ]

"We are debtors to every man to give him the gospel in the same measure in which we have received it" — P.F. Bresee, founder of the Church of the Nazarene

"In the vast plain to the north I have sometimes seen, in the morning sun, the smoke of a thousand villages where no missionary has ever been"Robert Moffat, who inspired David Livingstone

"If a commission by an earthly king is considered a honor, how can a commission by a Heavenly King be considered a sacrifice?" — David Livingstone

"Sympathy is no substitute for action." — David Livingstone, missionary to Africa

"Can’t you do just a little bit more?" — J.G. Morrison pleading with Nazarenes in the 1930’s Great Depression to support their missionaries

"Lost people matter to God, and so they must matter to us." — Keith Wright

"The Bible is not the basis of missions; missions is the basis of the Bible" — Ralph Winter, U.S. Center for World Mission

"Some wish to live within the sound of a chapel bell; I wish to run a rescue mission within a yard of hell."C.T. Studd

"If Jesus Christ be God and died for me, then no sacrifice can be too great for me to make for Him." — C.T. Studd

"No one has the right to hear the gospel twice, while there remains someone who has not heard it once." — Oswald J. Smith [ more on Oswald Smith ]

"Any church that is not seriously involved in helping fulfill the Great Commission has forfeited its biblical right to exist." — Oswald J. Smith

"The mission of the church is missions" — Oswald J. Smith

"We talk of the Second Coming; half the world has never heard of the first." — Oswald J. Smith

"This generation of Christians is responsible for this generation of souls on the earth!" — Keith Green

"There is nothing in the world or the Church — except the church’s disobedience — to render the evangelization of the world in this generation an impossibility." — Robert Speer, leader in Student Volunteer Movement

"If God calls you to be a missionary, don’t stoop to be a king" — Jordan Grooms (variations of this also credited to G. K. Chesterson, Thomas Carlyle and Charles Haddon Spurgeon)

"If you found a cure for cancer, wouldn’t it be inconceivable to hide it from the rest of mankind? How much more inconceivable to keep silent the cure from the eternal wages of death." — Dave Davidson

"World missions was on God’s mind from the beginning." — Dave Davidson

"In our lifetime, wouldn’t it be sad if we spent more time washing dishes or swatting flies or mowing the yard or watching television than praying for world missions?" — Dave Davidson

"Let my heart be broken with the things that break God’s heart" — Bob Pierce, World Vision founder

"No reserves. No retreats. No regrets"William Borden

"If ten men are carrying a log — nine of them on the little end and one at the heavy end — and you want to help, which end will you lift on?" — William Borden, as he reflected on the numbers of Christian workers in the U.S. as compared to those among unreached peoples in China

"The reason some folks don’t believe in missions is that the brand of religion they have isn’t worth propagating." — unknown

When James Calvert went out as a missionary to the cannibals of the Fiji Islands, the ship captain tried to turn him back, saying, "You will lose your life and the lives of those with you if you go among such savages." To that, Calvert replied, "We died before we came here."

"Someone asked Will the heathen who have never heard the Gospel be saved? It is more a question with me whether we — who have the Gospel and fail to give it to those who have not — can be saved." — Charles Spurgeon

"The gospel is only good news if it gets there in time" — Carl F. H. Henry

"Our God of Grace often gives us a second chance, but there is no second chance to harvest a ripe crop." — Kurt von Schleicher [ Apple pickers' parable ]

"Missions is the overflow of our delight in God because missions is the overflow of God’s delight in being God." –John Piper

"God is pursuing with omnipotent passion a worldwide purpose of gathering joyful worshipers for Himself from every tribe and tongue and people and nation. He has an inexhaustible enthusiasm for the supremacy of His name among the nations. Therefore, let us bring our affections into line with His, and, for the sake of His name, let us renounce the quest for worldly comforts and join His global purpose." — John Piper

"Go, send, or disobey." — John Piper

"You can give without loving. But you cannot love without giving." — Amy Carmichael, missionary to India

"Only as the church fulfills her missionary obligation does she justify her existence." — Unknown

"As long as there are millions destitute of the Word of God and knowledge of Jesus Christ, it will be impossible for me to devote time and energy to those who have both." — J. L. Ewen

"The command has been to ‘go,’ but we have stayed — in body, gifts, prayer and influence. He has asked us to be witnesses unto the uttermost parts of the earth … but 99% of Christians have kept puttering around in the homeland." — Robert Savage, Latin American Mission

"People who do not know the Lord ask why in the world we waste our lives as missionaries. They forget that they too are expending their lives … and when the bubble has burst, they will have nothing of eternal significance to show for the years they have wasted." — Nate Saint, missionary martyr [ devotional thoughts ]

"We must be global Christians with a global vision because our God is a global God." — John Stott

"Believers who have the gospel keep mumbling it over and over to themselves. Meanwhile, millions who have never heard it once fall into the flames of eternal hell without ever hearing the salvation story." — K.P. Yohannan, founder of Gospel for Asia Bible Society

"Tell the students to give up their small ambitions and come eastward to preach the gospel of Christ."Francis Xavier, missionary to India, the Philippines, and Japan

"The mark of a great church is not its seating capacity, but its sending capacity." — Mike Stachura

"The true greatness of any church in not how many it seats but how many it sends!" — Unknown

"‘Not called!’ did you say?
‘Not heard the call,’ I think you should say.
Put your ear down to the Bible, and hear Him bid you go and pull sinners out of the fire of sin. Put your ear down to the burdened, agonized heart of humanity, and listen to its pitiful wail for help. Go stand by the gates of hell, and hear the damned entreat you to go to their father’s house and bid their brothers and sisters and servants and masters not to come there. Then look Christ in the face — whose mercy you have professed to obey — and tell Him whether you will join heart and soul and body and circumstances in the march to publish His mercy to the world.
William Booth, founder of the Salvation Army

"It is not in our choice to spread the gospel or not. It is our death if we do not." — Peter Taylor Forsyth

"If God’s love is for anybody anywhere, it’s for everybody everywhere."Edward Lawlor, Nazarene General Superintendent

"Never pity missionaries; envy them. They are where the real action is — where life and death, sin and grace, Heaven and Hell converge." — Robert C. Shannon

"People who don’t believe in missions have not read the New Testament. Right from the beginning Jesus said the field is the world. The early church took Him at His word and went East, West, North and South." — J. Howard Edington

"It is possible for the most obscure person in a church, with a heart right toward God, to exercise as much power for the evangelization of the world, as it is for those who stand in the most prominent positions."John R. Mott

"In no other way can the believer become as fully involved with God’s work, especially the work of world evangelism, as in intercessory prayer." — Dick Eastman, president of Every Home for Christ (formerly World Literature Crusade)

"What’s your dream and to what corner of the missions world will it take you?" — Eleanor Roat, missions mobilizer

"We can reach our world, if we will. The greatest lack today is not people or funds. The greatest need is prayer." — Wesley Duewel, head of OMS International

"Love is the root of missions; sacrifice is the fruit of missions" — Roderick Davis

"Missionary zeal does not grow out of intellectual beliefs, nor out of theological arguments, but out of love"Roland Allen

"I have but one passion: It is He, it is He alone. The world is the field and the field is the world; and henceforth that country shall be my home where I can be most used in winning souls for Christ." — Count Nicolaus Ludwig von Zinzendorf

"If you take missions out of the Bible, you won’t have anything left but the covers"Nina Gunter

"If the Church is ‘in Christ,’ she is involved in mission. Her whole existence then has a missionary character. Her conduct as well as her words will convince the unbelievers and put their ignorance and stupidity to silence." — David Bosch

"Missions is not the ‘ministry of choice’ for a few hyperactive Christians in the church. Missions is the purpose of the church." — Unknown

"The concern for world evangelization is not something tacked on to a man’s personal Christianity, which he may take or leave as he chooses. It is rooted in the character of the God who has come to us in Christ Jesus. Thus, it can never be the province of a few enthusiasts, a sideline or a specialty of those who happen to have a bent that way. It is the distinctive mark of being a Christian." — James S. Stewart

"The average pastor views his church as a local church with a missions program; while he ought to realize that if he is in fact pastoring a church, it is to be a global church with a missions purpose." — Unknown

"The Christian is not obedient unless he is doing all in his power to send the Gospel to the heathen world."A. B. Simpson [ missionary hymns by Simpson ]

"The will of God — nothing less, nothing more, nothing else." — F. E. Marsh (also attributed to Bobby Richardson)

"If the Great Commission is true, our plans are not too big; they are too small." — Pat Morley

"If missions languish, it is because the whole life of godliness is feeble. The command to go everywhere and preach to everybody is not obeyed until the will is lost by self-surrender in the will of God. Living, praying, giving and going will always be found together." — Arthur T. Pierson

"The history of missions is the history of answered prayer." — Samuel Zwemer

"’Go ye’ is as much a part of Christ’s Gospel as ‘Come unto Me.’ You are not even a Christian until you have honestly faced your responsibility in regard to the carrying of the Gospel to the ends of the earth." — J. Stuart Holden

"A congregation that is not deeply and earnestly involved in the worldwide proclamation of the gospel does not understand the nature of salvation." — Ted Engstrom, World Vision

"To stay here and disobey God — I can’t afford to take the consequence. I would rather go and obey God than to stay here and know that I disobeyed." — Amanda Berry Smith

"I believe that in each generation God has called’ enough men and women to evangelize all the yet unreached tribes of the earth…. It is not God who does not call. It is man who will not respond!" — Isobel Kuhn, missionary to China and Thailand

"To know the will of God, we need an open Bible and an open map." — William Carey, pioneer missionary to India

"God is a God of missions. He wills missions. He commands missions. He demands missions. He made missions possible through His Son. He made missions actual in sending the Holy Spirit." — George W. Peters

"The best remedy for a sick church is to put it on a missionary diet." — Unknown

"The Church must send or the church will end." — Mendell Taylor

Kaká (I belong to JESUS) pemain sepak bola terbaik dunia 2007

December 19th, 2007 by kanji-genesis

Kaka

Kaká
Informasi pribadi
Nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite
Tanggal lahir 22 April 1982 (umur 25)
Tempat lahir Brasília, Brasil
Tinggi 1.86 m (6 ft 1 in)
Panggilan akrab Kaká
Informasi klub
Klub sekarang A.C. Milan
Nomor punggung 22
Posisi Gelandang Menyerang, Striker Bayangan
Klub profesional*
1999-2003
2003- São Paulo
A.C. Milan 058 (10)
138 (45)
Tim nasional**
2002- Brasil 054 (15)
* Jumlah penampilan klub profesional dan gol
dihitung hanya untuk liga domestik dan
benar pada 09:40, 24 September 2007 (UTC).
** Jumlah penampilan dalam tim nasional dan gol benar
pada 1 Juni 2007.

Ricardo Izecson dos Santos Leite (lahir 22 April 1982 di Brasília), lebih dikenal dengan nama Kaká, adalah seorang pemain sepak bola asal Brasil yang kini membela klub AC Milan (bergabung tahun 2003; sebelumnya pada 2001-2003 di São Paulo). Kaká umumnya bermain di posisi gelandang serang ataupun penyerang. Ia dikenal mempunyai dribble yang sangat baik serta umpan-umpan yang akurat. Tinggi badannya ialah 186 cm.

Kaká menikah dengan Caroline Celico pada 23 Desember 2005 di sebuah gereja di São Paulo, Brasil.

Daftar isi [sembunyikan]
1 Masa kecil
2 Karir klub
3 Tim Nasional
3.1 Piala Dunia 2006
4 Kehidupan pribadi dan agama
5 Serba-Serbi
6 Prestasi
6.1 Klub
6.2 Internasional
6.3 Prestasi individu
7 Pranala luar

[sunting] Masa kecil
Kaká dilahirkan di Brasília, Brazil pada tanggal 22 April 1982, ia merupakan anak dari pasangan Simone Cristina dos Santos Leite dan Bosco Izecson Pereira Leite. Kaká mempunyai adik laki-laki, Rodrigo, yang dikenal sebagai Digão, yang mengikuti langkahnya bermain bola di Italia.

Nama panggilannya Kaká, diambil dari bahasa aslinya, Bahasa Portugis, yang diucapkan seperti ejaannya, dengan penekanan pada suku kata kedua yang ditandai dengan aksen. Itu biasa dipakai untuk menyingkat nama “Ricardo” di Brasil, bagaimanapun juga, Kaká mendapatkan nama panggilannya dari adiknya, Rodrigo, yang tidak bisa mengucapkan kata “Ricardo” ketika mereka masih kecil. Rodrigo memanggil kakaknya “Caca” yang kemudian berganti menjadi Kaká. Di Eropa ia dikenal dengan pamnggilan RickyKaka.

Pada bulan September 2000, di usia 18 tahun, Kaká mengalami ancaman pada karirnya dan kemungkinan patah tulang belakang yang menyebabkan lumpuh sebagai akibat dari sebuah kecelakaan kolam renang. Hal yang terburuk tidak terjadi dan Kaká pulih sepenuhnya dari insiden itu. Dia bersyukur kepada Tuhan atas kesembuhannya dan sejak saat itu ia menyumbangkan penghasilannya untuk gerejanya.

[sunting] Karir klub
Kaká menandatangani kontrak dengan São Paulo pada usia 15 tahun dan memimpin tim juniornya pada kemenangan ‘Copa de Juvenil’. Ia memulai debutnya di São Paulo FC tahun 2001 ketika di berusia 18 tahun. Pada musim pertama, ia mengoleksi 12 gol dalam 27 pertandingan dan 10 gol dalam 22 pertandingan di musim berikut. Pada usia 17 tahun, ketika ia masih dalam tim junior, Sao Paulo berniat menjual Kaká ke tim dari Liga divisi 1 Turki, Gaziantepspor. Transaksi tidak terjadi, karena manajer Gaziantepspor, Nurullah Sağlam, dan dewan pengurus tim itu menolak untuk membayar $1.5m untuk pemuda 17 tahun itu. Setelah bergabung dengan tim senior São Paulo FC, penampilan Kaká menarik perhatian klub-klub Eropa.

Dia bergabung dengan AC Milan dengan bayaran US $8.5 m, jumlah yang dianggap sedikit oleh pemilik klub Silvio Berlusconi. Dalam sebulan, ia telah masuk ke dalam tim utama dan sejak saat itu pula ia menjadi starter. Debutnya di Serie A adalah ketika Milan bertandang melawan A.C. Ancona, menang 2-0. Dia menghasilkan 10 gol dalam 30 pertandingan pada musim itu, memenangkan Serie A dan Piala Super Italia.

Kaká adalah bagian inti dari lima orang pemain tengah pada musim 2004-2005, biasa bermain dalam posisi penyerang bayangan dibelakang striker Andriy Shevchenko. Dia mengoleksi 7 gol dalam 36 pertandingan liga dan juga memenangkan Piala Super Italia bersama dengan klubnya. Milan meraih posisi kedua setelah Juventus di Serie A dan dalam partai final dengan Liverpool pada adu penalti di Piala/Liga Champions.

Salah satu gol Kaká yang sangat menakjubkan adalah ketika melawan Fenerbahçe SK di pertandingan pertama AC Milan dalam Piala/Liga Champions 2005-06, Rossoneri menang 3-1. Gol itu membuatnya disamakan dengan Diego Maradona, karena Kaká memulai larinya dari tengah lapangan dan melewati tiga ganjalan sebelum memasuki daerah penalti dan menyelesaikannya dengan shot rendah di bawah kiper Fenerbahçe, Volkan Demirel.

Pada 9 April 2006, ia membuat tiga gol pertamanya dalam pertandingan melawan Chievo Verona. Ketiga golnya dihasilkan pada babak pertama. Pada 2006, Real Madrid menunjukkan ketertarikannya menggaet bintang 24 tahun ini, tetapi Milan dan Kaká menolak untuk menjual. Kaká telah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Milan hingga 2011.

Pada 1 November 2006, AC Milan lolos babak penyisihan Piala/Liga Champions setelah Kaká membuat tiga gol yang membantu timnya menang 4-1 melawan R.S.C. Anderlecht. Ini adalah tiga gol keduanya di Milan dan tiga gol pertamanya di kompetisi Eropa.

[sunting] Tim Nasional
Kaká melakukan debut internasionalnya pada bulan Januari 2002 dalam pertandingan melawan Bolivia. Dia adalah bagian dari tim nasional yang menang pada Piala Dunia 2002, tetapi aksinya tidak terlalu terlihat karena hanya bermain 19 menit di babak pertama pertandingan Kosta Rika. Pada tahun 2003, dia menjadi kapten tim dalam turnamen Piala Emas di Amerika Serikat dan Meksiko, memimpin Brasil ke posisi kedua dan membuat gol yang menentukan dalam pertandingan melawan Kolombia. Setelah itu, dia beraksi di Piala Konfederasi 2005, dengan Kaká menciptakan gol dan menang dalam pertandingan final melawan Argentina (dalam perayaan setelah pertandingan, dia dan rekan-rekan setimnya memakai T-shirt dengan tulisan “Jesus Loves You–Yesus mencintaimu” dalam berbagai bahasa.) Dia berhasil mendapat tempat ke-10 dalam voting penghargaan untuk FIFA World Player of the Year 2004. Pada kompetisi tahun 2005, ia naik dua peringkat lebih tinggi. Terakhir, ia membantu Brasil dalam masuk kualifikasi pada Piala Dunia 2006. Kaká semakin matang sebagai pemain dan dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik dari Brasil. Dia mencatatkan gol pertama Brazil di Piala Dunia 2006 pada pertandingan melawan Kroasia tanggal 13 Juni 2006. Pada 3 September 2006 dia menyumbangkan salah satu gol briliannya untuk tim Brazil setelah melakukan umpan yang membuahkan gol kepada pemain yang baru masuk, Elano Blumer. Kaká mendapat bola dari pantulan sepak pojok Argentina, dan mengambil bola dari ¾ lapangan lalu mencetak gol. Pada 15 November 2006, Kaká dipilih sebagai kapten Brazil dalam pertandingan persahabatan melawan Swiss karena absennya kapten Brasil sebelumnya, Lucio yang disebabkan oleh cedera.

[sunting] Piala Dunia 2006
Pada pertandingan pertama Brasil di grup F, Kaká mencetak gol di menit ke-44 saat melawan Kroasia. Tendangan kaki kiri dari jarak 25 meter membuat Brazil meraih kemenangan 1-0. Media menganggap Kaká sebagai satu-satunya anggota dari “magic quintet” – Adriano, Kaká, Ronaldo, Robinho and Ronaldinho yang dihasilkan dalam pertandingan itu. Dan juga ketika melawan Ghana dia mencatatkan dirinya dalam sejarah dengan mengumpan kepada Ronaldo, yang akhirnya menghasilkan gol, sehingga Ronaldo memecahkan rekor Gerd Müller, gol terbanyak di Piala Dunia. Kaká ternyata tidak dapat meneruskan kinerjanya ke pertandingan selanjutnya dan Brasil dikalahkan oleh Perancis di perempat final.

[sunting] Kehidupan pribadi dan agama
Kaká menikahi Caroline Celico di Gereja pada 23 Desember 2005, dua tahun setelah kepindahan Kaká dari Sao Paulo ke Milan. Caroline dilahirkan pada 26 Juli 1987, anak dari Rosangela Lyra, direktur Dior di Brazil dan Celso Celico, seorang pengusaha. Dia dan Kaká bertemu pada tahun 2001 ketika ia masih seorang menjadi seorang siswi dan Kaká masih bermain untuk São Paulo Football Club. Pernikahannya dihadiri 600 orang, termasuk rekan-rekan pesepak bola: Cafu, Ronaldo, Adriano, Dida, Júlio Baptista dan juga pelatih nasional Brasil, Carlos Alberto Parreira. Caroline berencana mendapatkan gelar sarjana bisnis dari universitas di Milan.

Kaká adalah seorang penganut Kristen yang taat. Dia dikenal suka memakai Christian gear dari dulu: dia pernah memakai T-shirt dengan tulisan I Belong to Jesus dalam beberapa pertandingan, seperti saat perayaan kemenangan Brasil di Piala Dunia 2002, dan perayaan Scudetto Milan pada Mei 2004. Dia menggunakan sepatu yang ditambah dengan tulisan pada lidah sepatunya. Tiap kali ia mencetak gol dia menunjuk dengan jari-jarinya ke langit sebagai tanda terim kasihnya kepada Tuhan dan mungkin ini yang pertama bagi seorang pesepak bola yang di levelnya: Dia bangga bahwa dia masih virgin ketika dia menikah.

Anda perlu tahu bahwa tidak seperti kebanyakan pemain bola lainnya, minuman yang disukai Kakà hanyalah air putih dimana kebanyakan pesepakbola lainnya lebih suka menenggak minuman-minuman keras sambil berpesta di bar. Walau sempat diremehkan rekan-rekannya, ia tetap konsisten pada pendiriannya sehingga akhirnya ia justru dihormati teman-temannya, keukaanya mendengar musik gospel juga aneh di kalangan pemain yang lain ia sangat mengidolakan penyanyi gospel Brasil, Aline Baros. Kakà suka dengan kepribadiannya yang saleh. Semua rekan-rekannyanya sama sekali tidak mengetahui Aline Baros karena mereka mungkin lebih memilih musik bertipe rock, dan lain-lain. Hal ini pulalah yang dulu membuat hubungan Kakà dan Andriy Shevchenko sangat dekat, Shevchenko juga seorang pribadi religius sehingga Kakà merasa begitu dekat dengannya, namun hubungan itu harus terputus setelah Shevchenko pindah ke Chelsea musim 2006, tetapi Kakà terkadang masih menyempatkan diri menghubungi Shevchenko. Kakà sangat menyukai warna putih yang melambangkan kesucian serta ketulusan. Kakà sangat suka berdoa, bahkan ia sering mengajak rekan-rekannya turut berdoa. Kakà termasuk seorang penggila mobil Ferarri, ia suka dengan modelnya yang sporty dan elegan. Kakà juga mengidolakan aktor Tom Hanks.

Serba-Serbi
Kaká adalah anggota organisasi “Athletes of Christ”.
Dalam bahasa Italia, bahasa klubnya sekarang, padanan kata fonetisnya tertulis sebagai Kakà.
Bagaimanapun juga, nama yang tertulis di kaos pemain dieja KAKA’(dengan tanda petik satu, bukan A dengan aksen) baik di klubnya di Milan maupun di tim nasional Brazil dulu. Pada Piala Dunia 2006, bagian punggung kaosnya tertulis KAKÁ. Kaká juga diambil dari bahas Portugis.
Sejak November 2004, Kaká telah menjadi duta Against Hunger untuk Program World Food PBB. Dia adalah duta yang paling muda pada saat dia ditunjuk.
Musik favorit Kaká adalah musik gospel.
Moto hidup Kaká adalah “I belong to Jesus” dan “God is faithful”, yang ia jahitkan pada lidah sepatu Adidas Predator Absolutenya.

] Prestasi

Klub
Piala Super Eropa: 2003
Serie A: 2004
Piala Super Italia: 2004
Piala/Liga Champions: 2006-07

Internasional
Piala Dunia: 2002
Piala Konfederasi: 2005

Prestasi individu

Bola de Ouro (Golden Ball; Pemain Terbaik Liga Brazil), 2002
UEFA Club Football Awards 2004-05, Pemain Tengah Terbaik
Topscorer Champions League 2006-07 (10 gol)
Pemain Terbaik Dunia FIFA 2006-07
Ballon d’Or (2007)

The Lyric of Descendant of Dragon ( Long de Chuan ren) in English and Mandarin.

November 23rd, 2007 by kanji-genesis

Long De Chuan Ren

Yao yuan di dong fang you yi tiao jiang

Ta di ming zi jiu jiao Chang Jiang

Yao yuan di dong fang you yi tiao he

Ta di ming zi jiu jiao Huang He

Sui bu ceng kan jian Chang Jiang mei

Meng li chang shen you Chang Jiang shui

Sui bu ceng ting jian Huang He zhuang Peng tai xiong yong zai meng li Gu lao di dong fang you yi tiao long Ta di ming zi jiu jiao Zhong Guo

Gu lao di dong fang you yi qun ren Ta men quan dou shi long de chuan ren

Ju long jiao di xia wo cheng zhang Zhang cheng yi hou shi long de chuan ren

Hei yan jing Hei tou fa Huang pi fu

Yong yong yuan yuan shi long de chuan ren

Duo nian qian ning jing de yi ge ye

Wo men quan jia ren dao le Niu Yue Ye huo ya shao bu jin zai xin jian

Mei ye mei tian dui jia de si nian Bie ren tu di shang wo cheng zhang Zhang cheng yi hou shi long de chuan ren

Ju long ju long ni ca liang yan

Yong yong yuan yuan de ca liang yan

Rap: Now here’s a story that’ll make U cry Straight from Taiwan they came Just a girl and a homeboy in <3

No $ no job no speak no English

Nobody gonna give ‘em the time of day In a city so cold they made a wish

And then they had the strength 2 graduate with honors And borrowed 50 just 2 consummate a marriage

Under GOD who never left their side

Gave their children pride Raise your voices high <3 will never die Never die……

Descendants of the Dragon (Leehom Wang)

The far east has a river (jiang) Its name is the Long River (Chang Jiang)

The far east has a river (he) Is name is the Yellow River (Huang He) Although I don’t often see the beautiful Chang Jiang

In dreams, my spirit often swims in the Chang Jiang’s water

Although I don’t often hear the strength of the Huang He

The violent surges and waves are in my dreams

The ancient Orient has a dragon Its name is China (Zhong Guo)

The ancient Orient has a group of people

They are all descendents of the dragon I grew up underneath this huge dragon’s feet After growing up, I am a descendant of the dragon Black eyes, black hair, yellow skin Forever, forever, a descendant of the dragon

One tranquil night many years ago All my family reached New York (Niu Yue) Bush fires, ah, cannot burn what’s in my heart Every night, every day, I long for my home I grew up on someone else’s land After growing up, I am a descendant of the dragon Huge dragon, huge dragon, your brightly polished eyes Forever, forever, your brightly polished eyes Rap: Now here’s a story that’ll make you cry Straight from Taiwan they came Just a girl and a homeboy in love

No money, no job, no speak no English

Nobody gonna give ‘em the time of day In a city so cold they made a wish And then they had the strength to graduate with honors And borrowed fifty just to consummate a marriage Under GOD, who never left their side Gave their children pride Raise your voices high Love will never die Never die……

ORIENTAL ORIGINS IN THE BIBLE

November 17th, 2007 by kanji-genesis

ORIENTAL ORIGINS IN THE BIBLE

Bible quotes are from the New Revised Standard Version

except for my own translations or as otherwise indicated.

A Bible study guide, which reveals the origins

of the Oriental peoples according to the Bible.

A Bible study project by Paul Phelps.

After several years of study this writing was completed in 2000.

__________________________________________________________________

The Bible speaks about origins and this study examines Biblical genealogy
to find the origin of the Oriental peoples, the world’s largest family of nations.
The orient has the largest population group of earth. The anthropological and
historical evidences show that all East Asian peoples had their origin in China.
From the Bible we can identify the first people group in China.

All men in fact belong to one family because Adam and Eve were parents
of all (Gen. 3:20,) but there are three genealogies after the Flood; Gen. 9:18-19,

The sons of Noah who went out of the ark were Shem,

Ham, and Japheth… These three were the sons of Noah;

and from these the whole earth was peopled.

Bible scholars have traced Ham’s descendants to Africa, the Mediterranean,
the Indian Ocean, and into the South Pacific regions. The name Ham means hot
and indicates that Ham’s people went into hot climates. Japheth’s descendants
are traceable to the Aryan people of Europe, central Asia, Iran and north India.
The name Japheth means enlarged (expanded in size) which reveals the nature
of the Japhetic people, and is also prophetic of their world-wide expansion.

Bible scholarship tradition has the view that the descendants of Shem settled
only in western Asia, mostly Arabs and Jews. But this conclusion does not take
east Asia into account (half of humanity) and gives only a small portion to Shem.
But that cannot be correct because Shem was given the greatest honour of all.

He also said, “Blessed by the LORD my God be Shem…” (Gen. 9:26).

According to the Biblical record, Shem is the original forefather of both the
West Asian people and East Asian people. In the Genesis account, the ancestry
of all the East Asian people can be traced to Shem.

Shem means honourable name, which fits well with East Asian cultural values.
In the Hebrew Bible, God is referred to as ‘The Honourable Name’ (HA-SHÈM),
thus associating God with the people of Shem. In Genesis 10:21, Shem is called
“the father of all the children of Eber,” meaning the Hebrew people. The word
Hebrew means ‘of Eber,’ or ‘descended from Eber.’ Gen. 10:25,

To Eber were born two sons: the name of one was Peleg,

for in his days the earth was divided,

and his brother’s name was Joktan.

The Hebrew race has therefore descended from Eber in two branches: Peleg
and Joktan. The name Peleg means division (the Babylon division, Gen. 11:7-9),
and the name Joktan means diminished (reduced in size).

Joktan’s family of thirteen sons is the largest family of early Bible times. Only
Joktan’s first-generation lineage was recorded; Gen. 10:26-29; I Chron. 1:19-23.
(Even this much is unusual because Joktan’s descendants are not mentioned in
later Bible history.) All later Bible history is based on Peleg’s lineage (Gen. 11)
so readers have traditionally thought Peleg’s descendants are the only existing
Hebrews. Peleg’s lineage has more visibility in the Bible because it led up to
Abraham—and God took Abraham’s people to lead the Bible narrative. But the
descendants of Joktan made another even larger branch of Hebrews. The total
disappearance of Joktan’s people from the Bible narrative means that his family
left west Asia entirely and migrated to another land far away.

For over a century Noah and the Flood survivors were migrating in the east,
(eastwards of the Euphrates River plain, which is Shinar).

Gen. 11:2,

And as they migrated from the east,

they came upon a plain in the land of Shinar and settled there.

The plain of Shinar was later renamed Babylon (see Gen. 11:9). The Hebrew
phrase ‘from the east’ is MI-KÈDEM. A literal translation of MI is ‘coming from’
or ‘from’ (and it cannot be translated otherwise). KÈDEM is ‘the front of the east’
or ‘the orient.’ The root meaning of KÈDEM is ‘front’ —in the geographic sense
referring to the east Asian coastlands facing sunrise. In a time sense it can also
be ‘ancient beginnings’ (the front of time) and could sometimes be translated as
‘ancient orient.’ In Gen. 11:2, the word KÈDEM means that the Flood survivors
had migrated from someplace farther east before entering the land of Babylon.
(Many Bible versions have poor translations of KÈDEM.)

The earliest sojourn of the Flood survivors was eastwards of Babylon, across
the Iranian plateau, requiring more than a century according to Gen. 11:10-16.
It could even have taken well beyond a century before Peleg entered Babylon.
We know that Peleg migrated to Babylon because his descendants dwelt there
(including Abraham, Gen. 11); but Joktan did not go with Peleg into Babylon.

This pre-Babylonian sojourn is an important factor for it helps us to know the
location of Joktan’s migration route. He must have separated from the caravan
before they came to Babylon because he chose to go east.

Gen. 10:30,

The territory in which they lived extended from Mesha

in the direction of Sephar, the hill country of the east.

The caravan migrating westward towards Babylon was already in the east, so
Joktan’s decision to go eastward means that he separated from the caravan and
turned towards the orient; (we have our own translation of Gen. 10:30 later on).

Some Bible scholars have offered an opinion that Joktan migrated into Arabia
because two of his sons, Sheba and Havilah, have the same names as two tribes
in Arabia. But those Arabian tribes are of Cushite descent in the lineage of Ham
and are not in the lineage of Shem at all (see Gen. 10:6-7). Arabia is part of the
migration route to Africa, the land of Cush; therefore the first peoples in Arabia
were Cushite. Many Bible names appear multiple times in various genealogies
but that does not imply genealogical kinship, only the context can indicate that.

The separation of Peleg’s clan and Joktan’s clan made two Hebrew peoples,
the Western Hebrews of western Asia and the Eastern Hebrews of eastern Asia.
Most nations of eastern Asia have Hebrew ancestry.

Noah’s Flood erased pre-Flood place names but new names were given after
the Flood. Biblical name meaning is important. In Genesis 10:30, Mesha means
‘departure,’ indicating Joktan’s place of departure from the caravan. His group
took their departure from someplace on the Iranian plateau or central Asia and
that place of departure (MÈSHA) was the starting point of Joktanite settlement.

Joktan’s clan must have been the first to scout the ancient Silk Road that later
became the main road of migration into east Asia. Mesha (the departure point)
was the start of the ancient Silk Road. The Silk Road had its start near the city of
Mashhad, in north-eastern Iran. This name Mashhad may have originated from
the ancient Hebrew name Mesha.

The phrase “in the direction of Sephar” is from the Hebrew word SEPHARÀH,
and literally means ‘towards a numerous population.’ Instead of a name, if we
take word meaning, this word is prophetic of the numerous population in China
and throughout the orient.

The phrase “the hill country of the east” is from HAR HA-KÈDEM, and a literal
translation is ‘the mountain of the orient.’ This is our own literal translation of
Gen. 10:30,

And their dwelling place shall be from the departure point,

as you go towards a numerous population, the mountain of the orient.

(translation mine)

“The mountain of the orient” could be just a symbolic term for the numerous
East Asian populations, or it may be a special mountain marking the far-eastern
extent of the Joktanite populace; but either way it certainly means that Orientals
are Joktan’s descendants. (Joktan is indicated from the context of Gen. 10:30.)

Chinese history says that the first migrations came into China’s eastern plains
from the west, along the Silk Road. This verifies the accepted dating of the first
settlements in China’s Yellow River valley. Hebrew Text Bible chronology puts
this migration about 2200 BCE. Tribal diversity in the orient began with Joktan’s
thirteen sons and their families. It may also come from the Patriarchal families.
East Asia was gradually populated by the descendants of these Semitic settlers.
We conclude that East Asian mainland peoples are entirely Semitic and may be
identified in Bible terms as Eastern Hebrews. Other west Asian tribes came to
China later—such as Assyrians, the ten northern Israeli tribes and Persian Jews.
These all were Semitic and eventually assimilated into China.

East Asian languages are evidently unrelated to the languages of the Levant,
such as Aramaic and Canaanite Hebrew. This evident non-relationship has led
many to conclude that the Orientals are not Semitic. But East Asian languages
are unlinked to Hamitic languages and Japhetic Indo-European languages also.
This means that East Asian languages might not necessarily identify ancestry in
easily recognisable ways. The Bible nowhere says that all Semitic people have
related languages. This opinion of the past may need to be reviewed in light of
continuing discovery.

The language that Noah brought over from the pre-Flood world apparently
continued in this world for over two centuries and was a unifying influence until
the speech of the Babylonians became confused; Gen. 11:1. The Bible does not
say what happened to the original language. The only reason given us for the
speech confusion is that God wanted the Babylonian people to disperse abroad
(Gen. 11:8-9). Therefore God did not change the language of people that were
not in Babylon because they were not part of the problem! The people that had
earlier removed from the Babylon crowd and had chosen their migration routes
would have continued speaking the language brought over by Noah.

This means that Joktan’s clan remained unaffected by the Babylon chaos, and
kept the ancient original language brought over by Noah. Joktan went to China
which explains why Chinese is not related to languages that began in Babylon.
This also explains why China’s language does not identify ancestry in an easily
recognisable way. Chinese legends indicate a great antiquity for the language
and the findings of archaeology support this conclusion.

Various non-Chinese peoples of east Asia have national languages that seem
unrelated to Chinese, and unrelated to all other Babylon-originated languages.
God may have done a miracle in China, as in Babylon, to get people moving to
other lands. The miracle of languages may have happened again, which could
explain how the non-Chinese languages of east Asia came to be.

Bible readers may be interested to read Zephaniah 3:9. It says that God will
restore a pure language for people when he establishes his kingdom on earth.
The language from Eden probably continued until Noah, with no large changes.
It was brought to China by Joktan and has remained China’s spoken language.
It has gone through changes in the passing of time but much honour surrounds
the Chinese language, because of its ancient origin.

——————————————————————————–

return to homepage

DNA and the Divine Names

November 6th, 2007 by kanji-genesis

http://www.keysofenoch.org/html/academy_learning_session__dna.html

DNA and the Divine Names

Original Research on Our Genetic ‘God Code’

According to the Keys of Enoch®

The Future of the Scientific and Popular Understanding of the Sacred

The connection between DNA and the Divine Name of God (YHVH or YHWH) goes back over thirty years in the work of The Book of Knowledge: The Keys of Enoch® and from medical researchers who have worked with this information. The Divine Names are generally recognized as the biblical and extra-biblical Names of God used in the writings of the prophetic thinkers down through the centuries who brought forth a higher path of service in what was regarded as a profane world.

In biblical and kabbalistic teaching, the fabric of the human body came out of the utterances of the Divine Word. The Book of Knowledge: The Keys of Enoch® (1973, 1975, 1977) makes the correlation that this Divine Name was the key behind the transcription code of chemical letters which develops the human body. In 1973 while at the University of California, Hurtak came to understand that there was a connection between the series of linguistic and genetic associations in the spelling of God’s name in the biblical Hebrew (YHVH). He constructed a genetic resource table using the Divine Name Code in a triple arrangement of letters, including the "start" and "stop" coding of letters for each of the sequences with the amino and nucleic acids. This work was presented selectively before the Academy of Parapsychology and Medicine in June 1973 by Dr. J.J. Hurtak and published in his book The Book of Knowledge: The Keys of Enoch®, which has been translated into ten foreign languages since that time, as a matrix for the interrelationship between language and genetics in the use of the name YHVH.

Concerning the combination codes of DNA, which constructs the many complex amino acids, The Book of Knowledge: The Keys of Enoch®, Key 202, details the DNA code as a series of matrixes. The first and primal matrix square consists of permutations of the Tetragrammaton, the four letters in Hebrew which translate into Yahweh (Yod-Heh-Vav-Heh). This matrix is titled ‘Word Spirit’. The ‘Word Spirit’ table is constructed from the three letters of the Divine Name which in various combinations create the 64 cells. Although the Divine Name is spelled with four letters, it uses only three from the alphabet (Y-H-V, with the H repeated), just as DNA or RNA contain four nucleotides as "letters" but read only three at a time to make the codon that codes for the amino acids of our body. The Divine Name is no more static than the DNA sequences, and can be rearranged for different functions (V-H-Y, H-Y-V, H-H-V, etc).

We are told in John 1.1 : "In the beginning was the WORD, and the WORD was with God, and the WORD was God", which cites a creative act with the WORD which comes from the Divine Yod-Heh-Vav-Heh as the God code within creation. After the first primal ‘Word Spirit’ table, the sequencing continues, ultimately to build the matrix table of DNA nucleotides which, in turn, code for the amino acids sequences, while the other faces of the square (cube) add additional mathematics and sound vibrational sequences.

It has taken several decades of research to come to grips with the vastness of the coding mechanisms of human DNA. Researchers with The Academy for Future Science in the early 1970s affirmed the reality of an actual "code" on the level of our genetic make-up that co-evolves life according to a higher evolutionary plan. This challenges the inherent indeterminacy of the physical world itself and shows higher levels of symmetry and balance, that is, a world not originally dominated by the so-called chaos theory.

Simply put, there exists a three-fold or trinity process that imprints the genetic instructions of the amino acid sequence that are governed by the interplay of the three letters of the Divine Name –YHV– which are used to create the twenty basic amino acids. Understand that the human genetic code, on the one hand, is the unique build-it ‘table of instructions’ for how the human genome works with the vast assortment of instructions in the evolution of the human body, that is validated through scientific research and discovery. Take another step and understand that in the mystical teachings of the sacred scriptures (the textus receptus in the West), the very life instruction manual for the human body in the form of ATP molecules is sustained by the Word of God as an alphabet of biophysical instruction for the life supporting ingredients of the bio-suit that clothes each person as a biocomputer.

The Book of Knowledge: The Keys of Enoch® purports that there is a pre-existent pattern of DNA above, reflected below in the organization of the life-giving material, establishing a homomorphism. The Divine Code of "letters" operates as firing mechanisms of coding and re-coding and shows the sensitive dependence of all human life on the initial conditions of vibratory language that exists on another plane of paraphysical reality.

In sum, the relationship between the language code of the Divine Name and the cellular parts of the human fabric can be seen in terms of the DNA-wave form of a certain vibrational frequency which composes the human biocomputer through the 64 cell areas of a complex matrix. The Divine Code is the coding mechanism communicated through micro-signal ranges, where the vibratory link forms the "genetic matter" within the cells as a pattern of Divine energy flow. The body is seen as a bio-suit of lightware operating via a language of biochemical light that provides for billions of instructions per second. The identity of each individual is housed in this inner labyrinth of chemical letters which equates the complete genome with the soul mechanism of life. We can only emerge from unconsciousness and understand the higher coding instructions by means of following the thread of life in the letters of the Names; a person who has lost this thread is lost in the maze of the body and mind. Such a person is impotent for he builds his tower to heaven with mental promiscuity, looking only at the building bricks and particles of his body and not at the source of the biotransducer. The secrets which constitute the "glue" which holds the building blocks together, lie forgotten or even dismissed in the arrogance of the intellect.

We at the Academy have used specific Divine Names of God that have been linguistically composed for higher states of creativity, particularly the leading name of the Divine Eternal Father (YHVH and its permutations). More specifically, we have found the energy yielding reactions that comes from singing or broadcasting a Divine Name as a mantra, along with the energy of music, can increase the energy flow in some individuals and show via biofeedback how the health of an individual’s body is dependent upon properly formed and concentrated enzymes, which in turn are dependent upon healthy DNA and RNA within the nuclei of our cells. Not only do musical resonances act as cues for our moods, but research shows that, by applying various frequencies to the body, not only is there the production of infection-fighting cells, but sound or specific frequencies may directly be used to destroy invading bacteria.

In addition to their sound vibrations, the Divine Names should be used with wisdom and understanding as to the depth and the focus of each Name and Letter, and for the praise of the Living God and His service, particularly since there is the temptation to use the Name for power or material gain. The Names of God are NOT to be used for financial or material gain. The Names of God should not be used or invoked for idle reasons, nor should they be used for purely individualistic application, nor should they be used exclusively as a means of attuning to the Divine. The Names are only a small component of the greater holism of Wisdom which must incorporate prayer, study, meditation, teaching and wisdom in a holy way of life. Over many centuries of tradition, the Divine Names were very carefully used by priests, rabbis, mystics and religious scholars to serve the needs of the human condition without taking personal acclaim or financial reward for doing the work of God for His glory.

Each Sacred Name illustrated a power or attribute of God. For example, ABBA (Father), YAHWEH (The God of Israel) and EL ELYON (The Most High God) have completely different name/natures, and yet they are the same God. I think the differences in the name/natures of God produce a major reason for the existence of different major religions such as Jewish or Christian. The different names/natures are also the reason for different denominations such as Hindu, Buddhist, Catholic, Baptist, Methodist, Orthodox Jewish, and even Muslim. Each group shapes its own religious belief system (ethos) based on its own singular concept of a single or multiple name(s)/nature of God. We think this is the primary reason that we as a human community don’t get along very well, and we hope that will soon change for the better, with the greater use of the power and resonance behind the multiple Names of God. In short, the purpose behind the Divine Names is a love letter of instruction and empowerment, to do good works, embedded in the human fabric cell-by-cell, and to share in ecumenical fellowship for a positive future back into the Light wave.

We appreciate your interest. The Academy is a non-profit organization and in addition to any materials you would like,

we are always happy to receive added donations. Donations are what has allowed our work to reach completely around the globe.

Our teachings are now available in many different languages and our books have been placed in all major countries of the world.

Your support is absolutely necessary to continue to make this possible.

Mengapa Indonesia banyak kena Bencana atau Tulah?Super Market for Natural Disaster?

October 16th, 2007 by kanji-genesis

Mengapa Indonesia banyak kena Bencana atau Tulah?

Bangsa lain menjuluki Indonesia " Super Market for Natural Disaster and Base camp for Terrorist??? Karena Semua Bencana lengkap ada disini. Dari Udara,Laut dan Darat. Dari Gunung sampai ke kota dan desa.What Wrong with this Country?
Indonesia butuh seorang Pemimpin yang tidak hanya bisa membangun  bangunan yang besar seperti Istana Presiden yang besar atau Pemimpin gereja yang bisa bangun gedung gereja yang besar. Tetapi Pemimpin yang takut akan Tuhan. Pemimpin yang bukan hanya rajin ibadah tetapi tidak punya hari nurani dan belas kasihan terhadap rakyat kecil, orang miskin ,Janda dan Anak Yatim Piatu .Pemimpin yang tidak punya pemikiran rasialis yang hanya menolong sukunya,etnisnya ,golongannya atau yang seagama.Tetapi Pemimpin yang Seperti Tuhan yang mencipta Langit dan bumi.Yang memberi hujan dan oksigen secara gratis pada orang jahat dan orang baik.Pemimpin yang menjadi teladan .

Nahum 1:3-12
1:3 TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya. 1:4 Ia menghardik laut dan mengeringkannya, dan segala sungai dijadikan-Nya kering. Basan dan Karmel menjadi merana dan kembang Libanon menjadi layu. 1:5 Gunung-gunung gemetar terhadap Dia, dan bukit-bukit mencair. Bumi menjadi sunyi sepi di hadapan-Nya, dunia serta seluruh penduduknya. 1:6 Siapakah yang tahan berdiri menghadapi geram-Nya? Dan siapakah yang tahan tegak terhadap murka-Nya yang bernyala-nyala? Kehangatan amarah-Nya tercurah seperti api, dan gunung-gunung batu menjadi roboh di hadapan-Nya. 1:7 TUHAN itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya 1:8 dan menyeberangkan mereka pada waktu banjir. Ia menghabisi sama sekali orang-orang yang bangkit melawan Dia, dan musuh-Nya dihalau-Nya ke dalam gelap. 1:9 Apakah maksudmu menentang TUHAN? Ia akan menghabisi sama sekali; kesengsaraan tidak akan timbul dua kali! 1:10 Sebab merekapun akan lenyap seperti duri yang berjalin-jalin, dimakan habis seperti jerami kering. 1:11 Bukankah dari padamu muncul orang yang merancang kejahatan terhadap TUHAN, orang yang memberi nasihat dursila? 1:12 Beginilah firman TUHAN: "Sekalipun mereka utuh dan begitu banyak jumlahnya, tetapi mereka akan hilang terbabat dan mati binasa; sekalipun Aku telah merendahkan engkau, tetapi Aku tidak akan merendahkan engkau lagi.

Yeremia 7:5-11
7:5 melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing,
7:6 tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti allah lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri,
7:7 maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya.
7:8 Tetapi sesungguhnya, kamu percaya kepada perkataan dusta yang tidak memberi faedah.
7:9 Masakan kamu mencuri, membunuh, berzinah dan bersumpah palsu, membakar korban kepada Baal dan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal,
7:10 kemudian kamu datang berdiri di hadapan-Ku di rumah yang atasnya nama-Ku diserukan, sambil berkata: Kita selamat, supaya dapat pula melakukan segala perbuatan yang keji ini!
7:11 Sudahkah menjadi sarang penyamun di matamu rumah yang atasnya nama-Ku diserukan ini? Kalau Aku, Aku sendiri melihat semuanya, demikianlah firman TUHAN.

Suatu hari Mahatma Gandhi memasuki sebuah gereja, ia ingin sekali mengenal siapa Yesus dan mengenal ajaran-ajaranNya, yang ia dengar penuh dengan kasih. Gandhi berpikir inilah ajaran yang diperlukan untuk bangsa India yang miskin, Ajaran dan Tuhan yang penuh kasih. Tetapi sesampainya di pintu gereja, para penyambut tamu dengan segera mengusirnya dan menghinanya, mengatakan gereja hanyalah untuk kulit putih. Sejak saat itu Gandhi tidak pernah menginjakan kakinya di gereja manapun.Dia kagum dengan Yesus tetapi kecewa dengan orang yang disebut orang Kristen.Sehingga Dia tidak pernah menjadi orang Kristen,Walaupun Mahamat Gandhi tahu ajaran Yesus baik.
Sampai Gandhi pernah berkata: "Orang Kristenlah yang menghalangi saya menjadi Kristen". Dan HILANGLAH JUTAAN JIWA WARGA INDIA untuk diselamatkan dan mengenal Yesus Setelah kejadian Bom Atom di Jepang. Ketakutan dan kecemasan meliputi seluruh warga Jepang, Semua kQepercayaan dan harapan mereka hancur. Mereka kehilangan pegangan. Di Eropa beberapa orang sadar, inilah JIWA-JIWA JEPANG YANG HARUS DISELAMATKAN dan memperoleh harapan baru melalui Yesus. Dibutuhkan ribuan missionaris untuk memenangkan Jepang, tapi ternyata hanya puluhan yang pergi, hasilnya sangat tidak efektif, dan jadilah sekarang JEPANG, NEGARA YANG MANUSIANYA MENJADI ROBOT. bisa dibilang Tuhan hanyalah tradisi.

Indonesia, selama 350 tahun dijajah oleh bangsa yang bisa dibilang Kristen, yaitu Belanda. Bahkan menurut catatan sejarah, setiap kelompok pasukan Belanda memiliki seorang pendeta di dalamnya. Untuk memenangkan Indonesia?? Ternyata bukan, seorang pendeta adalah tameng terhadap kuasa-kuasa gelap seperti santet yang dipakai Indonesia menghadapi Belanda. Ketika seorang Pendeta ada dalam pasukan, Tuhan menyertai dia sekaligus melindungi seluruh pasukan, sehingga kuasa setan mundur. Hanya itulah tugas pendeta, Jadi 350 tahun tanpa memenangkan Indonesia?? Apa yang mereka pikirkan???
Ketika Polpot sekolah diprancis tidak ada orang yang memberitakan Kasih Tuhan,Polpot membantai 1,7 juta orang Kamboja.
Ketika Rezim Orde baru membantai orang yang yang dituduh komunis ( diperkirakan 500 ribu orang dibantai).Padahal belum tentu salah.Gereja Indonesia terdiam.Pada saat itu orang2 berbondong mencari Tuhan dan ingin kegereja.Tetapi gereja telambat meresponi. Sehingga Hilang kesempatan mengenal Yesus Kristus sebagai Sumber pengharapan bagi orang2 komunis diIndonesia.
Ketika Kerusuhan mei 98 .Orang tionghoa dibantai dan gadis diperkosa.Indonesia terdiam.
Ketika gereja dibakar disitubondo dan sistem SKB mentri melarang rumah ibadah seperti gereja.Padahal rumah ibadah mengajar orang berbuat baik .Mengurangi Kejahatan.
Kebebasan beragama bukanlah diberikan oleh pemerintah, melainkan merupakan anugerah Tuhan untuk semua umat manusia."
Demikianlah pernyataan Pdt. DR(HC) Stephen Tong .
Lebih mudah mendirikan panti pijat atau diskotek dari pada ijin mendirikan Gereja.Adalah satu ironis negara yang menhalang bangsanya beribadah secara bebas kepada Tuhan Pencipta Langit dan bumi,Sang pemberi kehidupan.
Ketika Raja Firaun melarang umat Israel untuk pergi beribadah pada Allahnya. Sehingga Tuhan memakai Nabi Musa untuk menghukum Bangsa Mesir.Sehingga banyak Tulah atau kutuk melanda Mesir.Ketika Pemimpin bangsa Indonesia Melarang umat Tuhan untuk mendirikan Gereja untuk beribadah .
Mengapa banyak sekali Tulah2 atau bencana  menimpa bangsa ini. ?

SKB Menteri Agama
SKB Dua Menteri Segera Di "Class Action"
Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama No.1/1969 di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Sinar Harapan memberitakan."Kami menuntut pencabutan SKB dua menteri tersebut. Tuntutan ini bukanlah soal penindasan terhadap sebuah agama tertentu tapi adalah soal hak dan kebebasan orang untuk beribadah seperti yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945," kata pimpinan Gereja Rakyat Pdt Shepard Supit di Jakarta, Rabu (31/8) siang dalam pertemuan berbagai pimpinan gereja yang membahas soal kekerasan dan penutupan rumah ibadah belakangan ini.
Ia mengatakan, persoalan SKB ini adalah persoalan pelanggaran hak azasi manusia (HAM). Karena itu, bukan hanya kepentingan umat kristiani saja tapi merupakan kepentingan bangsa. "Pelanggaran HAM yang disebabkan oleh surat keputusan bersama dua menteri ini. Karena itu, kami akan mengajukan class action terhadap SKB dua menteri itu," kata Supit.
Dalam class action itu juga disertakan bukti kasus kekerasan dan penutupan gereja-gereja di Jawa Tengah dan Jawa Barat di antaranya Gereja Sidang Pentakosta Cimahi, Gereja Kristen Pasundan Bandung, Gereja Kemah Injil Indonesia Bekasi, Gereja Kristen Kemah Daud Indramayu, Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Desa Purwodasi, Subang, Jawa Barat, GBI Taman Harapan Baru Bekasi, GPdI Bukit Sion Sumedang dan Yehova Shalom Ministry Bandung.
Sudah 148 lebih Gereja / Rumah Ibadah yang ditutup paksa karena ‘Perber’ pengganti ‘SKB’.
Perusakan dan Penutupan Gereja di Indonesia (Dari Tahun 1996-2005)
30 Maret 1996
Gereja Misi Injili di desa Peniti Kec. Siantan Kab. Pontianak, Kalimantan Barat dirusak dan dibakar.

9 Juni 1996
Sidotopo, Surabaya - Jawa Timur, 10 gedung gereja dihancurkan oleh massa yang berjumlah sekitar 3000 orang.
-Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jl. Sidotopo Indah Wetan II/26.
-Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) "POGOT" Jl. Sidotopo Wetan Indah II/62-64.
-Pos Pelayanan"SILO" GPIB "Cahaya Kasih" Jl. Bulak Raya.
-Gereja Bethel Indonesia (GBI) "Firman Hayat" Jl. Tenggumung Baru Selatan 51.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jl. Jatisrono Tengah 11.
-Gereja Kemah Injil Indonesia "Kalvari" Jl. Bulak banteng Madya 4.
-Gereja Pentakosta Tabernakel Jl. Wonosari Wetan Baru Gg. Sekolahan 22.
-Persekutuan Doa Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jl. Bulak Banteng Wetan IV/2-4.
-Gereja Sidang Jemaat Pantekosta (GSJP) Jl. Tenggumung Karya III/54.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jl. Sidotopo Wetan Indah.

14 Juni 1996
Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Wates, Kediri - Jawa Timurdiserang dan dirusak pada jam 02.00 dini hari.

25 Juni 1996
Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pare, Kediri - Jawa Timur dirusak massa, peralatan/perlengkapan gereja dikeluarkan dan dibakar. Kejadian pada jam 12.00 tengah hari.

16, 20 & 21 Juli 1996
Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Pondok Gede, Bekasi - Jawa Barat dirusak oleh massa.

17 September 1996
Gereja St. Leo Agung (Katolik) Bekasi - Jawa Barat,dirusak dengan kerugian materi sekitar 700 juta rupiah.

10 Oktober 1996
24 gedung gereja di Situbondo , Panarukan, Wonorejo, Asembagus, Besuki, Ranurejo - Jawa Timur dirusak dan dibakar oleh massa yang berjumlah kurang lebih 3000 orang. Peristiwa ini membawa korban 5 orang yang mati syahid karena terbakar (Pdt. Ishak Christian & keluarganya)
Situbondo
-Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bukit Sion - dibakar.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) - dihancurkan.
-Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) - dibakar
-Gereja Sidang Jemaat Pantekosta (GSJP) - dibakar.
-Gereja Kristen Jawi Wetan - dibakar.
-Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) - dibakar.
-Gereja Protestan di Indonesia bag. Barat (GPIB) - dihancurkan.
-Gereja Katolik Bintang Samudra - dibakar.
Panarukan
-Gereja Katolik - dibakar.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) - dibakar.
Wonorejo
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) - dirusak.
-Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) - dibakar.
-Gereja Bethel Tabernakel (GBT) - dibakar.
-Gereja Katolik - dirusak.
Asembagus
-Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) - dibakar
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) - dirusak.
-Gereja katolik - dibakar.
Besuki
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) - dirusak.
-Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) - dirusak.
-Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) - dirusak.
-Gereja Katolik - dirusak.
Ranurejo
-Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) induk - dibakar.
-Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) cabang - dibakar.
-Gereja Kristus Tuhan (GKT) - dibakar.

26 Desember 1996
15 gedung gereja di Tasikmalaya - Jawa Barat dirusak dan dibakar. 4 orang meninggal dalam peristiwa kerusuhan ini.
-Gereja Katolik "Hati Kudus Yesus" berikut pastori, Jl. Sutisna Senjaya 50 - dibakar.
-Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl. Veteran 49 - dibakar.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jl. Panyeurutan 10 - dibakar.
-Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jl. Selakaso 61 - dibakar.
-Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jl. Tentara Pelajar - dibakar.
-Gereja Gerekan Pantekosta (GGP) "Ebenhaezer" - dihancurkan.
-Gereja Kristen Indonesia (GKI) "Sion" Jl. Tentara Pelajar 8 - dihancurkan. -
Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Jl. Veteran 72 - dirusak.
-Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jl. Merdeka 24 - dirusak.
-Gereja Yesus Sejati , Jl. Empang Sari 32 - dirusak.
-Gereja Kristen Immanuel (GKIm) Jl. Mayor Utarya 11 - dirusak.
-Gereja Kerasulan Baru, Jl. Tentara Pelajar 50 - dirusak.
-Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Jl. Mekarsari, Cipanas Cipatujah - dihancurkan.
-Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jl. Cikaong Ading kalaksanaan Cipatujah - dibakar.
-Kapel Gereja Katolik Jl. Raya Ciawi Ds. Palemanggu - dibakar.

13 Januari 1997
Gereja pantekosta di Indonesia (GpdI) di desa Arjasa, Situbondo - Jawa Timur ditutup Camat Arjasa (Drs. Mansejar) walau seluruh masyarakat lingkungan sekitar, babinsa dan kapolsek menyetujui adanya gereja tersebut.

30 Januari 1997
5 gedung gereja di Rengasdengklok - Jawa Barat dirusak satu diantaranya dibakar habis.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jl. Raya Bedeng - dibakar.
-Gereja Kristen Indonesia (GKI) - dihancurkan.
-Gereja Bethel Tabernakel (GBT) induk Jl. Raya Bedeng - dihancurkan
-Gereja Bethel Tabernakel (GBT) cabang - dihancurkan.
-Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Bantar Jaya - dihancurkan.

10 Februari 1997
TK-SLTP-SMU Katolik di Ambon Maluku dibakar dengan harapan gereja Katolik di dalamnyapun terbakar. 6 orang pelaku tertangkap.

11 Februari 1997
Gereja Sidang Persekutuan Injili Indonesia (GSPII) di Sumenep, Madura - Jawa Timur ditutup berdasarkan Surat Perintah Bupati Sumenep.

12 Februari 1997
Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) di Cipaku, Bogor - Jawa Barat diserbu dan dihancurkan massa.

22 Februari 1997
Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Cisewu, Garut - Jawa Barat dibakar.

6 Maret 1997
Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) di Rancabuaya, Garut - Jawa Barat dihancur-robohkan.

9 Maret 1997
2 gedung gereja GKJ dan sekolah Katolik di Wonosobo - Jawa Tengahdilempari batu oleh oknum-oknum yang baru pulang pengajian umum di malam hari.

13 Maret 1997
Gereja Kristen indonesia (GKI) Jl.
Ngagel Surabaya - Jawa Timurd dilempari pelajar-pelajar STM.

28-30 Maret 1997
Gereja Bethel Indonesia (GBI) "Petra" Surabaya - Jawa Timur dilempari batu oleh oknum-oknum melalui gerbong Kereta Api. 8 orang pelaku tertangkap.

28 Maret 1997
Gereja Bethel Indonesia (GBI) "Immanuel" pos PI cabang Kedung Gudel Widodaren, Ngawi - Jawa Timurdirusak.

12 April 1997
Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jl. Sulung dan Gereja Katolik Jl. Kepanjen Surabaya - Jawa Timur dilempari batu oleh sekelompok orang tak dikenal pada pukul 19.00.

13 April 1997
Gereja Protestan di Indonesia bag. Barat (GPIB) Jl. Bubutan Surabaya - Jawa Timurdisebelah kantor polisi dilempari batu.

15 Mei 1997
Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) desa Bejagung Semanding, Tuban - Jawa Timurdibakar massa.

23 Mei 1997
13 gedung gereja di Banjarmasin - Kalimantan Selatan dirusak satu diantaranya dibakar rata dengan tanah
-Katedral Kudus/Sasana Sehati, Jl. Lambung Mangkurat - dirusak.
-Gereja Santa Maria Kelayan, Jl. Rantauan Timur - dirusak.
-Gereja Hati Kudus Yesus, Jl. Veteran Merpati - dirusak.
-Gereja GKE EBEEN EZER, Jl. S. Parman No. 96 - dirusak.
-Huria Kristen Batak Protestan Resort Banjarmasin, Jl. P. Samudera No. 83 - dibakar.
-Gereja G.K.K.A, Jl. Veteran No. 85 - dirusak.
-Gereja Yesus Sejati (GYS), Jl. AES. Nasution - dirusak.
-Gereja GPDI Pantekosta, Jl. Veteran No. 35 - dirusak.
-Gereja Jemaat GBI Bethani, Jl. Veteran - dirusak.
-Gereja Terang Kristus, Jl. Lambung Mangkurat - dirusak.
-GBI Jemaat Siloan, Jl. RK. Ilir - dirusak.
-GPIB Jemaat Banjarmasin, Jl. Gatot Soebroto - dirusak.
-GPPS Jemaat Banjarmasin, Jl. Lab. SMP 6 - dirusak

23 Mei 1997
Pasuruan - Jawa Timur
-Gereja Pantekosta Sion - dirusak.
-Gereja Bethel Indonesia - dirusak.
-Gereja Protestan di Indonesia bag. Barat - dirusak.
-Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jl. Halmahera - dirusak.
-Gereja Katolik - dirusak.

23 Mei 1997
Gereja Kristen Muria di Kudus - Jawa Tengah Indonesia dirusak.

23 Mei 1997
Cikarang, Lemah Abang, Bekasi, Tangerang - Jawa Barat,
Cikarang
-Gereja Kristen Pasundan Pos Cikarang - dirusak & dibakar.
-GPDI Cikarang - dilempari massa. Lemah Abang
-Gereja Pantekosta Yerusalem Lemah Abang - dirusak
Bekasi
-Gereja Kristen Pasundan - dilempari massa.
Tangerang
-GPDI Kisamun - dilempari massa.
-GBI Betlehem - dilempari massa.
-Gereja Katolik Santa Maria - dilempari massa.

23 Mei 1997
Gereja Bethel Injil Sepenuh Rawa Kemiri Kebayoran Lama - Jakarta Selatan diserbu, dirusak dan coba dibakar massa dalam beberapa gelombang.

23 Mei 1997
Gereja Katolik Jl. Jokotole Pamekasan, Madura - Jawa Timur dirusak.

26 Mei 1997
Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jl. Brawijaya Kadipaten - Jawa Baratdirusak massa dan Gedung / Balai pertemuan GKP di Cideres juga dilempari massa.

14 Juni 1997
Gereja Bethel Indonesia (GBI) dan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Bangkalan, Madura - Jawa Timurdirusak dan dibakar. Sebelumnya, pada saat kampanye Gereja Katolik dilempari batu.

10 Juli 1997
Gereja Pantekosta Tabernakel "Yesus Penolong" Desa Betet, Kec. Pesantren, Kodya Kediri - Jawa Timur ditutup oleh kakandepag Kodya Kediri.

21 Juli 1997
Bukit Doa "Bukit Zaitun" Cisarua, Bogor - Jawa Baratyang sedang dipakai retreat mahasiswa STT-SETIA diserbu dan dibakar massa.

27 Juli 1997
Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) "Puthuk" Kandangan, Kediri - Jawa Timur dibakar sekitar 300 massa pada pukul 22.30 wib.

15 Agustus 1997
Umat Gereja Baptis Baitlahim Sukamenak Bandung - Jawa Barat dilarang beribadah lagi di tempatnya oleh masyarakat sekitar sehingga pindah ke markas Koramil.

22 Agustus 1997
35Gereja Kristen Oikumene (GKO) di dalam kompleks Barito Pasifik Kalimantan Selatan dibakar.

5 September 1997
Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow Desa Barako, Gorontalo - Sulawesi Utara dirusak massa.

15-16 September 1997
Gereja Katolik "Kristus Raja" Jl. Andalas 61 Ujung Pandang -Sulawesi Selatan dirusak, kendaraan, peralatan ibadah dan Alkitab di bakar di luar gedung. GKKA juga dirusak. 6 sekolah Katolik dan beberapa sekolah protestan dirusak. 13 gereja lainnya hanya dilempar selewat saja.

28 September 1997
Gereja Isa Almasih Arcamanik Bandung Jawa Barat diminta untuk menghentikan kegiatannya oleh ketua RT setempat karena alasan stabilitas & keamanan.

15 Oktober 1997
Gereja Kristus Tuhan Kepanjen, Malang Selatan - Jawa Timur ditakut-takuti dan ditutup oknum aparat serta melarang untuk tidak mengadakan ibadat dalam bentuk apapun.

17 Oktober 1997
Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) Mumbulsari, Jember - Jawa Timur dirusak dan dirampok oleh massa sebelum akhirnya ditutup oleh aparat Pemda dan Oknum ABRI.

27 Oktober 1997
Gereja Kristen Baithani Plosorejo, Garum, Blitar - Jawa Timur dihancurkan massa.

3 dan 10 November 1997
Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bethany Tanggul, Jember - Jawa Timur ditutup oleh aparat depag.

13 November 1997
Gereja Utusan Pantekosta (GUP) dibongkar paksa dan Gereja Tuhan di Indonesia (GTDI)Sanan Kulon,Blitar - Jawa Timur dibakar massa. 3 Orang polisi menjadi korban bacokan kebringasan massa.

16 November 1997
Gereja Persekutuan Injili Baptis Indonesia (GPIBI) Bantul - Yogyakarta didesak untuk menutup ibadahnya dan dirusak oleh 500 massa didukung oleh aparat (Muspika).

22 November 1997
Pepanthan (Cabang) Gereja Kristen Jawa (GKJ) "Modalan" dan "Babadan Gedongkuning" di Kota Gede - Yogyakarta dibakar massa. Setelah sebelumnya mengintimidasi gereja-gereja di Bantul.

24 November 1997
Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kota Gede-Yogyakarta,dilempari.

25 November 1997
Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Karya Tani - Lampung yang sedang dibangun diserbu dan dihancurkan / dibakar massa.

9 Desember 1997
Kanwil Depag. Jabar dengan resmi memerintahkan penghentian pembangunan Gereja Kristen Perjanjian Baru (GKPB) Fajar Pengharapan Bandung dan memohon walikota mencabut kembali IMBnya.

21 Desember 1997
GKII Tambun, Bekasi - Jawa Barat diteror pada saat merayakan Natal. Perayaan Natal terhenti dan gereja dilempari para pemuda . Gembala Sidang meloloskan diri dengan memanjat tembok.

23 Desember 1997
Gereja Kristen Oikumene (GKO) Bumi Serpong Damai, Tangerang - Jawa Barat diserbu dan dihancurkan massa walau berada di tengah komunitas non-muslim.

23 Desember 1997
Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) Songgon, Banyuwangi - Jawa Timur dibakar massa ketika pendetanya sedang tidak berada di tempat.

25 Desember 1997
Pos Gereja Protestan di Indonesia bag. Barat (GPIB) Bethel Citepus, Subang - Jawa Barat diblokade massa luar daerah dan kendaraan gereja dicoret-coret dengan paku serta melarang diselenggarakannya perayaan Natal.

25 Desember 1997
Gereja Masehi Advent Hari Ke Tujuh (GMAHK) Langensari, Ciamis - Jawa Barat diperintahkan untuk dibongkar paksa oleh Muspika atas desakan MUI setempat.

3 Januari 1998
Warga RSS Sukabumi Indah Bandar Lampung sejak 27 Desember 1997 diintimidasi para pemuda dan sejak 3 Jan’98 mulai melarang ibadah rutin. (Gereja Baptis)

19 Januari 1998
Gereja Kristen Jawi Wetan Kalisat, Jember - Jawa Timur ditutup oleh Camat.

20 Januari 1998
Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) Puger, Jember - Jawa Timur dilempari batu oleh demonstrasi massa.

26 Januari 1998
Kapel Gereja Katolik Kragan dirusak massa. Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kragan, Rembang - Jawa Tengah dirusak dan teras dihujani batu. Toko-toko milik keturunan dan Kristen dijarah dan dirusak total.

28 Januari 1998
Gereja Pantekosta di Indonesia (GpdI) Desa Bulu Banjar, Kab. Tuban - Jawa Timur, dirusak massa. Kursi, s.sytem, kipas angin, mimbar, papan nama rusak berat.

4-15 Agustus 2002
Poso, Sulawesi Tengah. Massa membakar enam gereja.

15 September 2002
MAssa di Pulau Halmahera mambakar habis 3 gereja.

18 September 2002
Kekerasan komunal menghancurkan lima gereja di Pulau Haruku, Sulawesi Tengah

6 September 2002
Pemerintah daerah Bandung mengeluarkan sebuah surat yang memerintahkan penutupan sebuah Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) yang telah beroperasi selama 11 tahun.

22 Maret 2004
GPII Sidang Penuaian Ds. Sekarawangi, Kab. Bandung ditutup berdasarkan surat 01/MUI-DS/2004 tentang penyampaian hasil musyawarah yang intinya bahwa kegiatan ibadah yang dilaksanakan tidak ada ijin resmi sehingga harus ditutup untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3 Oktober 2004
Bangunan sekolah sementara Sang Timur yang digunakan sebagai tempat ibadah umat Katolik Santa Bernadet Ciledug, Tangerang, ditutup oleh FPI dan masyarakat karang tengah. Ibadah tidak lagi berlangsung di tempat itu dan pagar sekolah Sang Timur masih dalam keadaan tertutup sehingga kendaraan pengantar sekolah hanya dapat sampai di jalan yang berjarak sekitar 350 m dari area sekolah.

21 Februari 2004
Gereja Gerakan Pantekosta (GPP) yang berlokasi di Desa Tawali, Kecamatan Cikalong Wetan Kab. Bandung secara normatif ditutup oleh Muspika Kecamatan Cikalong Wetan, Kab. Bandung

April 2005
Sebuah gereja di Ciseu Kabupaten Garut ditutup.

16 Juli 2005
Peristiwa penutupan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) dan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Perum Gading Tutukan Soreang, Kab Bandung yang dilakukan oleh Muspika setempat.

27 Juli 2005
Gereja Kristen Pasundan (GKP) di Katapang, Kabupaten Bandung ditutup.

31 Juli 2005
Peristiwa pembongkaran Tempat Pembinaan Iman Gereja Isa Almasih (GIA) di Karangroto, Kecamatan Genuk - Semarang oleh Camat setempat.

7 Agustus 2005
Peristiwa penutupan Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) serta penangkapan dan persidangan 3 (tiga) orang pembina Minggu Ceria, yaitu dr. Rebecca, Ibu Ratna Mala Bangun, Ibu Ety Pangesti yang dituduh melakukan pemurtadan dan Kristenisasi oleh MUI di Kec. Haurgeulis, Kab. Indramayu. Hingga saat ini ketiga Ibu tersebut ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Indramayu dan proses persidangan masih berlanjut.
Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) di Kampung Warung Mekar, Ds. Bungursari RT 6 / RW 3, Kec. Bungursari, Kab. Purwakarta oleh Front Pembela Islam (FPI) Wilayah Purwakarta

14 Agustus 20052005
Pukul 09.45 Wib gereja-gereja yang berada di Komplek Permata Cimahi, Kel. Tani Mulya, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung diserang dan ditutup, yaitu :
-Gereja Anglikan
-Gereja Sidang Pantekosta
-Gereja Pantekosta di Indonesia
-GSPdI
-GKI Anugrah
-Gereja Bethel Injil Sepenuh

22 Agustus 2005
Gereja Kristen Pasundan Dayeuhkolot, Bandung, ditutup paksa

Kerusuhan Medan

Aksi unjuk rasa yang dikumandangkan setiap hari di berbagai kota besar Indonesia sudah mendekati titik puncaknya. Masyarakat sudah tidak dapat menahan emosi dan rasionalitas lagi. Dalam keadaan seperti ini masyarakat akan sangat mudah untuk dipengaruhi dan diajak melakukan tindakan yang tidak terpuji. Mereka kehilangan kesabaran karena harus menunggu sangat lama reaksi dari wakil rakyat atas kehendak mereka yang disuarakan oleh mahasiswa. Mereka sangat yakin dan selalu mendukung mahasiswa, sayangnya tidak dengan wakil rakyat..

Mahasiswa Medan sangat aktif dan terus reaktif atas tindakan pasif wakil rakyat yang tidak mendegar suara mereka. Padahal mereka melakukan aksi hampir setiap hari dan sudah turun ke jalan bersama masyarakat untuk menuntut Reformasi di segala bidang. Keberhasilan mahasiswa Medan turun ke jalan menyampaikan aspirasinya bergabung dengan masyarakat memiliki efek samping. Masyarakat Medan terlanjur tak terkendali dan mulai melakukan keonaran.

Medan merupakan kota besar pertama yang dilanda kerusuhan besar berkaitan dengan Reformasi. Mulai dari hari Senin tanggal 4 Mei 1998 pecah kerusuhan sampai hari Kamis 7 Mei 1998. Pembakaran, perusakan dan penjarahan terhadap toko-toko, bank, pasar, dan kendaraan terjadi selama beberapa hari. Tampaknya mahasiswa tidak mampu mengendalikan perusuh, tidak juga aparat keamanan.

Kerusuhan ini menjalar terus sampai keluar kota Medan seperti Lubuk Pakam Kabupaten Derli Serdang dan kota-kota kecil lainnya di sekitar Medan. Kerusuhan masih terus berlanjut walau dalam skala lebih kecil pada hari Kamisnya juga.

Dampak dari kerusuhan adalah lumpuhnya perekonomian kota Medan dan sekitarnya. Penduduk Medan keturunan Cina juga pergi meninggalkan kota karena merasa keamanan mereka tidak terjamin, walau ada juga yang tinggal untuk melindungi harta benda mereka supaya tidak dijarah. Selama beberapa hari masyarakat kesulitan mendapat bahan makanan pokok.

Setelah peristiwa kerusuhan Mei 1998 di Jakarta, dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), yang juga mengeluarkan rekomendasi mengenai keterkaitan peristiwa kerusuhan di Medan ini dengan kerusuhan di berbagai daerah lainnya selama bulan Mei 1998. Disebutkan pula keterlibatan provokator yang mengajak masyarakat untuk melakukan kerusuhan dengan pola yang sama terjadi di berbagai daerah. Rupanya niat suci mahasiswa dikotori oleh orang-orang yang memiliki kemampuan ‘lebih’ dalam hal management manusia dan yang lebih hebat lagi orang-orang ini memiliki jaringan ‘nasional’.

http://semanggipeduli.com/tgpf/bab4.html
Pola Umum Kerusuhan 13-15 Mei 98

    Kerusuhan mempunyai pola umum yang dimulai dengan berkumpulnya massa pasif yang terdiri dari massa lokal dan massa pendatang (tak dikenal), kemudian muncul sekelompok provokator yang memancing massa dengan berbagai modus tindakan seperti membakar ban atau memancing perkelahian, meneriakkan yel-yel yang memanasi situasi, merusak rambu-ratnbu lalu lintas, dan sebagainya. Setelah itu, provokator mendorong massa untuk mulai melakukan pengrusakan barang dan bangunan, disusul dengan tindakan menjarah barang, dan di beberapa tempat diakhiri dengan membakar gedung atau barang-barang lain. Di beberapa lokasi ditemukan juga variasi, di mana kelompok provokator secara langsung melakukan perusakan, baru kemudian mengajak massa untuk ikut merusak lebih lanjut.

    Para pelaku kerusuhan 13-15 Mei 1998 terdiri dari dua golongan yakni, pertama, masa pasif (massa pendatang) yang karena diprovokasi berubah menjadi massa aktif, dan kedua, provokator. Provokator umumnya bukan dari wilayah setempat, secara fisik tampak terlatih, sebagian memakai seragam sekolah seadanya (tidak lengkap), tidak ikut menjarah, dan segera meninggalkan lokasi setelah gedung atau barang terbakar. Para provokator ini juga yang membawa dan menyiapkan sejumlah barang untuk keperluan merusak dan membakar, seperti jenis logam pendongkel, bahan bakar cair, kendaraan, bom molotov, dan sebagainya.

    Dari sudut urutan peristiwa, TGPF menemukan bahwa titik picu paling awal kerusuhan di Jakarta terletak di wilayah Jakarta Barat, tepatnya wilayah seputar Universitas Trisakti pada tanggal 13 Mei 1998. Sementara pada tanggal 14 Mei 1998, kerusuhan meluas dengan awalan titik waktu hampir bersamaan, yakni rentang antara pukul 08.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Dengan demikian untuk kasus Jakarta, jika semata-mata dilihat dari urutan waktu, ada semacam aksi serentak. TGPF mendapatkan, bahwa faktor pemicu (triggering factor) terutama untuk kasus Jakarta ialah tertembak matinya mahasiswa Trisakti pada sore hari tanggal 12 Mei 1998.

    Dalam derajat yang lebih rendah, tertembaknnya mahasiswa Trisakti tersebut juga menjadi faktor pemicu kerusuhan di lima daerah yang dipilih TGPF, terkecuali kerusuhan Medan dan sekitarnya yang telah terjadi sebelumnya. Sasaran kerusuhan adalah pertokoan, fasilitas umum (pompa bensin, tanda-tanda lalulintas dan lain-lain), kantor pemerintah (termasuk kantor polisi) yang menimbulkan kerusakan berat termasuk pembakaran gedung, rumah dan toko, serta kendaraan bermotor umum dan pribadi. Sasaran kerusuhan kebanyakan etnis Cina.

4.2. Pelaku

    Para pelaku kerusuhan dapat dibagi atas tiga kelompok sebagai berikut:

    4.2.1. Kelompok Provakator

    Kelompok inilah yang menggerakkan massa, dengan memancing keributan, memberikan tanda-tanda tertentu pada sasaran, melakukan pengrusakan awal, pembakaran, mendorong penjarahan. Kelompok ini datang dari luar tidak berasal dari penduduk setempat, dalam kelompok kecil (lebih kurang belasan orang), terlatih (yang mempunyai kemampuan terbiasa menggunakan alat kekerasan), bergerak dengan mobilitas tinggi, menggunakan sarana transport (sepeda motor, mobil/Jeep) dan sarana komunikasi (HT/HP). Kelompok ini juga menyiapkan alat-alat perusak seperti batu, bom molotov, cairan pembakar, linggis dan lain-lain. Pada umumnya kelompok ini sulit dikenal, walaupun di beberapa kasus dilakukan oleh kelompok dari organisasi pemuda (contoh di Medan ditemukan keterlibatan langsung Pemuda Pancasila). Diketemukan fakta keterlibatan anggota aparat keamanan, seperti di Jakarta, Medan, dan Solo.

    4.2.2. Massa Aktif

    Massa dalam jumlah puluhan hingga ratusan, yang mulanya adalah massa pasif pendatang, yang sudah terprovokasi sehingga menjadi agresif, melakukan perusakan lebih luas termasuk pembakaran. Massa ini juga melakukan penjarahan pada toko-toko dan rumah. Mereka bergerak secara terorganisir.

    4.2.3. Massa Pasif

    Pada awalnya massa pasif lokal berkumpul untuk menonton dan ingin tahu apa yang akan terjadi. Sebagian dari mereka terlibat ikut-ikutan merusak dan menjarah setelah dimulainya kerusuhan, tetapi tidak sedikit pula yang hanya menonton sampai akhir kerusuhan. Sebagian dari mereka menjadi korban kebakaran.

4.3. Korban dan Kerugian

    4.3.1. Kategori

    Tentang korban, selama ini dirasakan adanya kecenderungan dari pemerintah, masyarakat termasuk mass media memusatkan perhatian pada korban akibat kekerasan seksual semata-mata. Fakta menunjukkan bahwa yang disebut korban dalam kerusuhan Mei 1998 adalah orang-orang yang telah menderita secara fisik dan psikis karena hal-hal berikut, yaitu: kerugian fisik/material (rumah atau tempat usaha dirusak atau dibakar dan hartanya dijarah), meninggal dunia saat terjadinya kerusuhan karena berbagai sebab (terbakar, tertembak, teraniaya, dan lain-lain), kehilangan pekerjaan, penganiayaan, penculikan dan rnenjadi sasaran tindak kekerasan seksual.

    Dengan demikian, korban dalam kerusuhan Mei lalu dibagi dalam beberapa kategori sebagai berikut:

    1. Kerugian Material:
    Adalah kerugian bangunan, seperti toko, swalayan, atau rumah yang dirusak, termasuk harta benda berupa mobil, sepeda motor, barang-barang dagangan dan barang-barang lainnya yang dijarah dan/atau dibakar massa. Temuan tim menunjukkan bahwa korban material ini bersifat lintas kelas sosial, tidak hanya menirnpa etnis Cina, tetapi juga warga lainnya. Namun yang paling banyak menderita kerugian material adalah dari etnis Cina.

    2. Korban kehilangan pekerjaan:
    Adalah orang-orang yang akibat terjadinya kerusuhan, karena gedung atau tempat kerjanya dirusak, dijarah dan dibakar, membuat mereka kehilangan pekerjaan atau sumber kehidupan. Yang paling banyak kehilangan pekerjaan adalah anggota masyarakat biasa.

    3. Korban meninggal dunia dan luka-luka:
    Adalah orang-orang yang meninggal dunia dan luka-luka saat terjadinya kerusuhan. Mereka adalah korban yang terjebak dalam gedung yang terbakar, korban penganiayaan, korban tembak dan kekerasan lainnya.

    4. Korban Penculikan:
    Adalah mereka yang hilang/diculik pada saat kerusuhan yang dilaporkan ke YLBHI/Kontras dan hingga kini belum diketemukan, mereka adalah:
    4.1. Yadin Muhidin (23 tahun) hilang di daerah Senen.
    4.2. Abdun Nasir (33 tahun) hilang di daerah Lippo Karawaci;
    4.3. Hendra Hambali (19 tahun), hilang di daerah Glodok Plaza;
    4.4. Ucok Siahaan (22 tahun), hilang tidak diketahui di mana;

    4.3.2. Jumlah Korban dan Kerugian

    Sulit ditemukan angka pasti jumlah korban dan kerugian dalam kerusuhan. Untuk Jakarta, TGPF menemukan variasi jumlah korban meninggal dunia dan luka-luka sebagai berikut:
    (1) data Tim Relewan 1190 orang akibat ter/dibakar, 27 orang akibat senjata/dan lainnya, 91 luka-luka;
    (2) data Polda 451 orang meninggal, korban luka-luka tidak tercatat;
    (3) data Kodam 463 orang meninggal termasuk aparat keamanan, 69 orang luka-luka;
    (4) data Pemda DKI meninggal dunia 288 , dan luka-luka 101 .

    Untuk kota-kota lain di luar Jakarta variasi angkanya adalah sebagai berikut:
    (1) data Polri 30 orang meninggal dunia, luka-luka 131 orang, dan 27 orang luka bakar;
    (2) data Tim Relawan 33 meninggal dunia, dan 74 luka-luka.

    Opini yang selama ini terbentuk adalah bahwa mereka yang meninggal akibat kesalahannya sendiri, padahal ditemukan banyak orang meninggal bukan karena kesalahannya sendiri. Perbedaan jumlah korban jiwa antara yang ditemukan tim dengan angka resmi yang dikeluarkan pemerintah terjadi karena pada kenyataannya begitu banyak korban yang telah dievakuasi sendiri oleh masyarakat, sebelum ada evakuasi resmi dari pemerintah. Korban-korban ini tidak tercatat dalam laporan resmi pemerintah.

4.4. Kekerasan Seksual

    4.4.1. Kategori Korban

    Dengan mengacu Deklarasi PBB tentang Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, kekerasan seksual didefinisikan sebagai setiap tindakan berdasarkan perbedaan jenis kelamin yang mengakibatkan kesengsaraan atau penderitaan perempuan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara sewenang-wenang. Sementara bila dipakai rujukan dari hukum positif Indonesia maka semua peristiwa kekerasan seksual tak dapat dijelaskan secara memadai dan adil. Bentuk-bentuk kekerasan seksual yang ditemukan dalam kerusuhan Mei 1998 lalu, dapat dibagi dalam beberapa kategori, yaitu: perkosaan, perkosaan dengan penganiayaan, penyerangan seksual/penganiayaan dan pelecehan seksual.

    4.4.2. Jumlah Korban

    Dari hasil verifikasi dan uji silang terhadap data yang ada, menjadi nyata bahwa tidak mudah memperoleh data yang akurat untuk menghitung jumlah korban kekerasan seksual, termasuk perkosaan. TGPF menemukan adanya tindak kekerasan seksual di Jakarta dan sekitarnya, Medan dan Surabaya.

    Dari jumlah korban kekerasan seksual yang dilaporkan yang rinciannya adalah:

    1. Yang didengar langsung: 3 orang korban
    2. Yang diperiksa dokter secara medis: 9 orang korban;
    3. Yang diperoleh keterangan dari orang tua korban: 3 orang korban;
    4. Yang diperoleh melalui saksi (perawat, psikiater, psikolog): 10 orang korban;
    5. Yang diperoleh melalui kesaksian rokhaniawan/pendamping (konselor): 27 orang korban;

    4.4.2.1. Korban perkosaaan dengan penganiayaan: 14 orang korban:
    1. Yang diperoleh dari keterangan dokter: 3 orang korban;
    2. Yang diperoleh dari keterangan saksi mata (keluarga): 10 orang korban;
    3. Yang diperoleh dari keterangan konselor: 1 orang korban;

    4.4.2.2. Korban penyerangan/penganiayaan seksual: 10 orang korban:
    1. Yang diperoleh dari keterangan korban: 3 orang korban;
    2. Yang diperoleh dari keterangan rohaniawan: 3 orang korban;
    3. Yang diperoleh dari keterangan saksi (keluarga): 3 orang korban;
    4. Yang diperoleh dari keterangan dokter: 1 orang korban;

    4.4.2.3. Korban pelecehan seksual: 9 orang korban:
    1. Yang diperoleh dari keterangan korban; 1 orang korban;
    2. Yang diperoleh dari keterangan saksi: 8 orang korban (dari Jakarta dan Surabaya)

    Selain korban-korban kekerasan seksual yang terjadi dalam kerusuhan Mei, TGPF juga menemukan korban-korban kekerasan seksual yang terjadi sebelum dan setelah kerusuhan Mei. Kasus-kasus kekerasan seksual ini ada kaitannya dengan kasus-kasus kekerasan seksual yang terjadi selama kerusuhan. Dalam kunjungan ke daerah Medan TGPF telah mendapatkan laporan tentang ratusan korban pelecehan seksual yang terjadi pada kerusuhan tanggal 4-8 Mei l998 di antara mana 5 (lima) telah melapor. Setelah kerusuhan Mei, 2 (dua) kasus terjadi di Jakarta pada tanggal 2 Juli 1998 dan 2 (dua) terjadi di Solo pada tanggal 8 Juli l998.

    Kekerasan seksual dalam kerusuhan Mei 1998 terjadi di dalam rumah, di jalan dan di tempat usaha. Mayoritas kekerasan seksual terjadi di dalam rumah/bangunan. TGPF juga menemukan bahwa sebagian besar kasus perkosaan adalah gang rape, di mana korban diperkosa oleh sejumlah orang secara bergantian pada waktu yang sama dan di tempat yang sama. Kebanyakan kasus perkosaan juga dilakukan di hadapan orang lain. Meskipun korban kekerasan seksual tidak semuanya berasal dari etnis Cina, namun sebagian besar kasus kekerasan seksual dalam kerusuhan Mei l998 lalu diderita oleh perempuan dari etnis Cina. Korban kekerasan seksual ini pun bersifat lintas kelas sosial.

4.5. Aspek Pertanggungjawaban Keamanan

    Dari hasil verifikasi saksi dan korban, testimoni para pejabat ABRI dan mantan pejabat terkait, dari aspek keamanan TGPF menemukan fakta bahwa koordinasi antara satuan keamanan kurang mamadai, adanya keterlambatan antisipasi, adanya aparat keamanan di berbagai tempat tertentu membiarkan kerusuhan terjadi, ditemukan adanya di beberapa wilayah clash (bentrokan) antarpasukan dan adanya kesimpangsiuran penerapan perintah dari masing-masing satuan pelaksana. Di beberapa tempat didapatkan bukti bahwa jasa-jasa keamanan dikomersilkan. Begitu pula TGPF menemukan adanya kesenjangan persepsi antara masyarakat dan aparat keamanan. Masyarakat beranggapan bahwa di beberapa lokasi telah terjadi vakum kehadiran aparat keamanan, atau bila ada tidak berbuat apa-apa untuk mencegah atau meluasnya kerusuhan. Sebaliknya, para pejabat keamanan berkeyakinan tidak terjadi vakum kehadiran aparat keamanan, meskipun disadari kenyataan menunjukkan bahwa untuk lokasi tertentu masih tetap terjadi kerusuhan (di luar prioritias pengamanan), hal ini disebabkan oleh karena terbatasnya kekuatan pasukan.

Ita Martadinata Haryono

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Ita Martadinata Haryono adalah seorang aktivis HAM Indonesia yang tewas dibunuh secara misterius.

Nama sesungguhnya adalah Martadinata Haryono, namun ia lebih dikenal dengan panggilan Ita Martadinata. Siswi kelas III SMA Paskalis berusia 18 tahun ini ditemukan mati dibunuh pada tanggal 9 Oktober 1998 di kamarnya di Jakarta Pusat. Perutnya, dada dan lengan kanannya ditikam hingga sepuluh kali, sementara lehernya disayat. Hal ini terjadi hanya tiga hari setelah Tim Relawan untuk Kemanusiaan dan beberapa organisasi hak-hak asasi manusia lainnya mengadakan konferensi pers, dan menjelaskan bahwa beberapa orang dari anggota tim ini telah menerima ancaman akan dibunuh apabila mereka tidak segera menghentikan bantuan mereka terhadap investigasi internasional atas perkosaan, pembunuhan, dan pembakaran atas sejumlah gadis dan perempuan Tionghoa dalam kaitan dengan Kerusuhan Mei 1998

Pihak yang berwajib mengumumkan bahwa kematian Ita hanyalah suatu kejahatan biasa, yang dilakukan oleh seorang pecandu obat bius yang ingin merampok rumah Ita, namun tertangkap basah, sehingga kemudian ia membunuh gadis itu. Namun banyak pihak yang meragukan pernyataan ini. Apalagi menurut rencana Ita dan ibunya, Wiwin Haryono, akan segera berangkat ke Amerika Serikat dengan empat korban Kerusuhan Mei 1998 sebagai bagian dari Tim Relawan untuk Kemanusiaan, untuk memberikan kesaksian kepada Kongres Amerika SerikatKarena itu Tim Relawan berpendapat bahwa peristiwa ini sesungguhnya dimaksudkan sebagai ancaman kepada mereka yang terlibat di dalam aktivitas kemanusiaan ini untuk menghentikan kegiatan mereka tentang tragedi itu. Ita dan ibunya diketahui cukup banyak terlibat dalam memberikan konseling kepada para korban kerusuhan tersebut.

Mengapa Indonesia banyak bencana,Indonesia is Supermaket for Natural Disaster (2)

October 12th, 2007 by kanji-genesis


Yehezkiel 7:26-27 -Alkitab Terjemahan Baru                       Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.

Raja akan berkabung dan pemimpin akan diliputi kekagetan dan tangan seluruh penduduk negeri itu menjadi lemas ketakutan. Aku akan perbuat terhadap mereka selaras dengan tingkah lakunya dan Aku akan menghakimi mereka selaras dengan cara mereka menghakimi. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

Mzm. 34:21

Kemalangan akan mematikan orang fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.

Mzm. 5:6 (5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong, TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.

Yes. 1:15 Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan darah.

Yes. 26:21 Sebab sesungguhnya, TUHAN mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di sana.

Yes. 59:7 Mereka segera melakukan kejahatan, dan bersegera hendak menumpahkan darah orang yang tidak bersalah; rancangan mereka adalah rancangan kelaliman, dan ke mana saja mereka pergi mereka meninggalkan kebinasaan dan keruntuhan.

Yer. 22:3 Beginilah firman TUHAN: Lakukanlah keadilan dan kebenaran, lepaskanlah dari tangan pemerasnya orang yang dirampas haknya, janganlah engkau menindas dan janganlah engkau memperlakukan orang asing, yatim dan janda dengan keras, dan janganlah engkau menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini!

Yer. 48:10 Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan darah!

Bom malam Natal 2000
Pada malam Natal 24 Desember 2000, terjadi serentetan serangan bom di sejumlah gereja di Indonesia. Serangan tersebut diduga dilakukan oleh kelompok Jamaah Islamiyah.
1 Daftar gereja yang dibom :1 Batam , Pekanbaru , Jakarta , Sukabumi , Pangandaran , Bandung , Kudus , Mojokerto , Mataram
Daftar gereja yang dibom
Batam
Gereja Katolik Beato Damian, Bengkong ,Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Sungai Panas ,Gereja Bethany Lantai II Gedung My Mart Batam Center
Gereja Pantekosta di Indonesia Pelita, Jalan Teuku Umar

Pekanbaru
Gereja HKBP Pekanbaru di Jalan Hang Tuah ,Gereja di Jalan Sidomulyo
Jakarta
Gereja Katedral ,Sekolah Kanisius Menteng Raya ,Gereja Matraman ,Gereja Koinonia Jatinegara ,Gereja Oikumene Halim
Sukabumi
Gereja Pantekosta Sidang Kristus di Jalan Masjid 20 Alun Alun Utara
Gereja di Jalan Otto Iskandardinata
Pangandaran
Gereja di Jalan Otto Iskandardinata, Sukabumi, Pangandaran, Ciamis
Bandung
Pertokoan Cicadas
Jalan Terusan Jakarta 43
Kudus
Gereja Santo Yohanes Evangelista di Jalan Sunan Muria 6
Mojokerto
Gereja Allah Baik di Jalan Tjokroaminoto ,Gereja Santo Yosef di Jalan Pemuda
Gereja Bethany ,Gereja Ebenezer di Jalan Kartini
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/wiki/Bom_malam_Natal_2000"

What Wrong with this Country? Something Wrong with this Country. Because this Country do not hear Voice of GOD?. Namun bagi kita sebagai orang percaya, kita melihat ini dengan sikap hati yang tenang, karena Alkitab memang sudah menyatakan bahwa pada hari-hari terakhir ini, akan datang masa yang sukar. Apalagi khususnya bagi bangsa kita yang terlalu percaya pada “hal-hal mistik”, dimana pemimpin dan pejabat-pejabat senang pergi ke kuburan-kuburan, serta minta nasihat dari paranormal serta dukun-dukun. Alkitab dengan tegas menyatakan bahwa bangsa yang meminta pertolongan pada kuasa-kuasa kegelapan akan menjadi bangsa yang ada di bawah kutuk.
Kenapa Bangsa Ini bangsa ini banyak bencana.? Indonesia dijuluki ‘Supermarket for natural disaster and basecamp for Terrorist ???’
Bangsa kita hari-hari ini kembali sedang dilanda cobaan yang maha dahsyat. .Dari Tsunami diAceh dan Nias,Gempa bumi di Dinias,Bengkulu,Sumatra Barat,Gempa diyogya.Penyakit Aids di papua.Diudara pesawat Adam Air jatuh dan Pesawat Garuda GA200 , jatuh dan terbakar di bandara Adi Sutjipto diYogyakarta.. , Tabrakan Kereta api,Tabrakan bus dipulau Jawa. Kapal laut tenggelam sehingga banyak yang meninggal. Kebakaran dan asap disumatra dan kalimantan,Busung Lapar diNTT. Penyakit Flu Burung.  Angin Puting Beliung ! Puluhan rumah di Kecamatan Sokaraja, Banyumas dan Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Jawa Tengah rusak diterjang angin puting beliung yang disertai hujan deras. Sebagian besar kerusakan terjadi pada atap rumah yang kebanyakan terbuat dari seng. (sumber  Metro TV )’ Dari darat ,laut dan udara maupun diluar negri Indonesia tidak bebas dari bencana. Dan juga Banjir besar mengepung Jakarta ditahun 2007.TKW diluar negeri dianiaya dan diperkosa orang. Seperti di Malaysia dan Arab Saudi.Sehingga Indonesia dijuluki Negara pengekspor ASAP kebakaran hutan dan Tenaga Kerja Wanita ( TKW) yang dianiaya.Setelah krisis yang berkepanjangan, lalu melanda penyakit-penyakit seperti flu burung, busung lapar, demam berdarah, kemudian kembali perekonomian kita tergoncang parah akibat tingginya nilai tukar dollar serta naiknya harga minyak dipasaran dunia, sehingga mengakibatkan APBN kita harus direvisi yang berakibat kembali kepada inflasi ekonomi di dalam negeri. Para pengamat mulai melontarkan pandangannya, mulai dari yang “sejuk” hingga yang mendesak presiden untuk mengganti team ekonominya yang dianggap hanya sibuk “mengurus proyek pribadi” dari pada mengurus kepentingan negara.

Daftar serangan teroris di Indonesia
Berikut adalah beberapa kejadian terorisme yang telah terjadi di Indonesia dan instansi Indonesia di luar negeri:

Bom Kedubes Filipina, Jakarta 2000.                                           1 Agustus 2000, bom meledak dari sebuah mobil yang diparkir di depan rumah Duta Besar Filipina, Menteng, Jakarta Pusat. 2 orang tewas dan 21 orang lainnya luka-luka, termasuk Duta Besar Filipina Leonides T Caday.

Bom Kedubes Malaysia, Jakarta 2000. 27 Agustus 2000,

granat meledak di kompleks Kedutaan Besar Malaysia di Kuningan, Jakarta. Tidak ada korban jiwa.
Bom Gedung Bursa Efek Jakarta 2000. 13 September 2000, ledakan mengguncang lantai parkir P2 Gedung Bursa Efek Jakarta. 10 orang tewas, 90 orang lainnya luka-luka. 104 mobil rusak berat, 57 rusak ringan.

Bom malam Natal 2000. 24 Desember 2000,                    serangkaian ledakan bom pada malam Natal di beberapa kota di Indonesia, merenggut nyawa 16 jiwa dan melukai 96 lainnya serta mengakibatkan 37 mobil rusak.

2001
Bom Plaza Atrium Senen, Jakarta . 23 September 2001,                bom meledak di kawasan Plaza Atrium, Senen, Jakarta. 6 orang cedera. Bom Restoran KFC, Makassar 2001. 12 Oktober 2001, ledakan bom mengakibatkan kaca, langit-langit, dan neon sign KFC pecah. Tidak ada korban jiwa. Sebuah bom lainnya yang dipasang di kantor MLC Life cabang Makassar tidak meledak.

Bom sekolah Australia, Jakarta 2001. 6 November 2001,         Bom rakitan meledak di halaman Australian International School (AIS), Pejaten, Jakarta.

Bom malam Tahun Baru 2002. 1 Januari 2002,                           Granat manggis meledak di depan rumah makan ayam Bulungan, Jakarta. Satu orang tewas dan seorang lainnya luka-luka. Di Palu, Sulawesi Tengah, terjadi empat ledakan bom di berbagai gereja. Tidak ada korban jiwa.

Bom Bali 2002. 12 Oktober 2002, tiga ledakan mengguncang Bali. 202 korban yang mayoritas warga negara Australia tewas dan 300 orang lainnya luka-luka. Saat bersamaan, di Manado, Sulawesi Utara, bom rakitan juga meledak di kantor Konjen Filipina, tidak ada korban jiwa.

Bom Restoran McDonald’s Makassar 2002. 5 Desember 2002,

bom rakitan yang dibungkus wadah pelat baja meledak di restoran McDonald’s Makassar. 3 orang tewas dan 11 luka-luka.
2003
Bom Kompleks Mabes Polri, Jakarta 2003. 3 Februari 2003, Bom rakitan meledak di lobi Wisma Bhayangkari, Mabes Polri Jakarta. Tidak ada korban jiwa.                                                                Bom Bandara Cengkareng, Jakarta 2003. 27 April 2003,            Bom meledak dii area publik di terminal 2F, bandar udara internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. 2 orang luka berat dan 8 lainnya luka sedang dan ringan.

Bom JW Marriott 2003. 5 Agustus 2003,                                   bom menghancurkan sebagian hotel JW Marriott. Sebanyak 11 orang meninggal, dan 152 orang lainnya mengalami luka-luka.

2004
Bom cafe, Palopo 2004, terjadi pada 10 Januari 2004 di Palopo, Sulawesi menewaskan empat orang. (BBC) ;

Bom Kedubes Australia 2004, 9 September 2004,                 ledakan besar terjadi di depan Kedutaan Besar Australia. 5 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Ledakan juga mengakibatkan kerusakan beberapa gedung di sekitarnya seperti Menara Plaza 89, Menara Grasia, dan Gedung BNI.

Bom Kedubes Indonesia, Paris 2004 terjadi pada 8 Oktober 2004, tidak ada korban jiwa.

Ledakan bom di Gereja Immanuel, Palu, Sulawesi Tengah pada 12 Desember 2004.

Dua Bom meledak di Ambon pada 21 Maret 2005
Bom Pamulang, Tangerang 2005, 8 Juni 2005, bom meledak di halaman rumah Ahli Dewan Pemutus Kebijakan Majelis Mujahidin Indonesia Abu Jibril alias M Iqbal di Pamulang Barat. Tidak ada korban jiwa.
Bom Bali 2005, 1 Oktober 2005, bom kembali meledak di Bali. Sekurang-kurangnya 22 orang tewas dan 102 lainnya luka-luka akibat ledakan yang terjadi di R.AJA’s Bar dan Restaurant, Kuta Square, daerah Pantai Kuta dan di Nyoman Café Jimbaran.

Pemboman Palu 2005, 31 Desember 2005, bom meledak di sebuah pasar di Palu, Sulawesi Tengah yang menewaskan 8 orang dan melukai sedikitnya 45 orang.
(Sumber: Harian KOMPAS edisi 8 Oktober 2005)

Yehezkiel 22:25-31
22:25 Nabi-nabi palsumu telah sepakat melawan kamu seperti singa yang hendak menerkam mangsanya. Mereka menelan banyak orang, merampas harta benda, dan melakukan pemerasan sehingga janda-janda semakin banyak di negeri-negerimu karena perbuatan mereka. 22:26 Imam-imammu telah melanggar ketetapan-ketetapan-Ku dan menajiskan segala sesuatu yang kudus bagi-Ku. Mereka tidak mau membedakan mana yang kudus dan mana yang tidak kudus, mana yang tahir dan mana yang najis. Mereka tidak mengajarkan perbedaan antara yang benar dan yang salah, dan mengabaikan hari-hari Sabat-Ku, sehingga nama-Ku yang kudus dinajiskan di antara mereka. 22:27 Pemimpin-pemimpinmu seperti serigala yang mencabik-cabik mangsanya, dan mereka membinasakan orang untuk mencari keuntungan bagi diri mereka sendiri. 22:28 Nabi-nabimu menyampaikan penglihatan-penglihatan palsu dan amanat-amanat yang menurut mereka berasal dari Tuhan ALLAH, padahal bukan, sebab TUHAN tidak pernah berfirman sepatah kata pun kepada mereka. Dengan demikian mereka seperti orang yang menutup-nutupi tembok yang rusak hanya dengan mengapurnya! 22:29 Rakyat jelata pun turut melakukan penindasan dan perampokan terhadap orang-orang yang sengsara serta miskin, dan memeras orang-orang asing dengan kejam. 22:30 "Aku mencari-cari orang yang mau membangun kembali tembok kebenaran guna menjaga serta mempertahankan negeri itu, dan melindungi kamu dari serangan-serangan-Ku supaya tidak binasa, tetapi sia-sia. Aku tidak menemukannya. 22:31 Maka Aku akan mencurahkan murka-Ku ke atas kamu dan membakar kamu dengan api murka-Ku sampai habis. Aku akan menimpakan ke atasmu hukuman yang setimpal dengan dosa-dosamu. Demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Daftar Kecelakaan Pesawat Terbang diIndonesia Tahun 2005 sampai 2007
1 Januari - Adam Air Penerbangan 574 dari Jakarta - Manado via Surabaya. Pesawat mengangkut 96 penumpang dan 6 awak tiba-tiba hilang di laut sebelah barat Sulawesi. Dua minggu kemudian ditemukan horizontal stabilizer (sayap di ekor pesawat) oleh nelayan Bakrie di sekitar 300m dari pantai Parepare. Serpihan-serpihan lain menyusul ditemukan tetapi blackbox dan badan utama pesawat masih belum ditemukan sampai pertengahan Januari 2007 dan masih terus dicari. Namun semua 96 penumpang dan 6 awak tewas.

7 Januari - Batavia Air Penerbangan 524 dengan tujuan Jakarta dan membawa 135 penumpang dan 3 bayi gagal lepas landas dari Bandara Depati Amir, Pangkalpinang karena kerusakan di roda ketika pesawat bergerak di landasan pacu. Akibatnya pesawat berjalan oleng.(AntaraNews)
17 Januari - Mandala Airlines Penerbangan 660 tujuan Jakarta-Makassar-Ambon terpaksa kembali ke Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Pesawat ini sempat mengudara 30 menit namun kemudian diketahui mengalami kerusakan roda. (FajarOnline)

17 Januari - Batavia Air Boeing 737-400 rute Manado-Balikpapan-Jakarta dengan 147 penumpang dengan empat pramugari gagal melanjutkan perjalanan karena satu roda pesawat rusak.(BatamPost)

21 Februari - Boeing 737-300 Adam Air Penerbangan KI 172 dalam penerbangan dari Jakarta - Surabaya tergelincir saat mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Pesawat mengalami kerusakan namun semua penumpangnya selamat.(Detikcom)

7 Maret - Garuda Indonesia Penerbangan GA-200 saat melakukan pendaratan, 22 orang tewas. Terdiri dari 21 penumpang dan 1 awak kabin.
12 Maret - Batavia Air Penerbangan 200 dengan tujuan Jakarta batal berangkat dari Bandar Udara Tjilik Riwut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Seorang penumpang mengaku mendengar ledakan keras yang diduga dari bagian mesin saat pesawat telah melaju sekitar 500 meter di landasan pacu bandara. Pilot mengerem pesawat, lalu pesawat kembali ke apron.(TempoInteraktif)

23 Maret - Merpati Nusantara Airlines Boeing 737-300 pecah kaca depannya dalam penerbangan dari Denpasar ke Kupang. Pesawat dengan 96 penumpang mendarat dengan selamat di Kupang, namun penerbangan kembali ke Jakarta harus ditunda.(Surya)

Tahun 2007
11 Juli - KM Sinar Madinah tenggelam di perairan Laut Selatan Desa Hu’u, Kabupaten Dompu, provinsi Nusa Tenggara Barat. Kapal tenggelam setelah dihempas gelombang setinggi lima meter. Tujuh orang awak kapal sempat terlilit jaring. Namun, enam orang berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan, seorang anak buah kapal hilang bersama jaring yang melilit dirinya. [1]

11 Juli - KM Wahai Star yang mengangkut sekitar 100 penumpang dan ribuan ton hasil bumi dari Leksula tujuan Ambon tenggelam di perairan antara Pulau Buru dan Ambon.

22 Februari - Sedikitnya 25 orang tewas setelah KM Levina I jurusan Tanjung Priok–Pangkal Balam, Bangka yang mengangkut 291 penumpang terbakar di Selat Sunda.[1]. 4 Orang diantaranya tewas saat melakukan investigasi pada bangkai kapal pada tanggal 25 Februari. Mereka tewas saat bangkai kapal tersebut tenggelam.[2]

Tahun 2006
30 Desember - KMP Senopati Nusantara yang mengangkut 500 penumpang dan 25 anak buah kapal (ABK) dinyatakan hilang sekitar pukul 03.00, Sabtu (30/12). Kapal jenis roll on roll off (RoRo) milik PT Prima Fiesta, Surabaya ini hilang sekitar koordinat 24 Mil laut sebelah utara Pulau Mundanika, Kalimantan Selatan.[3] Baru ditemukan korban yang selamat, 79 orang.[4]

30 Desember - Seorang nelayan tewas saat kapalnya tergulung ombak sekitar pukul 00.00 WIB, Sabtu (30/12) di perairan Paciran, Kabupaten Lamongan.[5]

28 Desember - Musibah KM Tristar I yang tenggelam di Selat Bangka. Baru ditemukan 3 mayat terapung.[6]

Tahun 2005
8 Juli - Kecelakaan KM Digoel di Laut Arafura. Diperkirakan korban 84 orang ditemukan tewas dan 100-an penumpang belum diketahui nasibnya.[7]

Banjir Jakarta 2007
Bencana banjir yang menghantam Jakarta dan sekitarnya sejak 1 Februari 2007 malam hari. Selain sistem drainase yang buruk, banjir berawal dari hujan lebat yang berlangsung sejak sore hari tanggal 1 Februari hingga keesokan harinya tanggal 2 Februari, ditambah banyaknya volume air 13 sungai yang melintasi Jakarta yang berasal dari Bogor-Puncak-Cianjur, dan air laut yang sedang pasang, mengakibatkan hampir 60% wilayah DKI Jakarta terendam banjir dengan kedalaman mencapai hingga 5 meter di beberapa titik lokasi banjir.
Pantauan di 11 pos pengamatan hujan milik Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menunjukkan, hujan yang terjadi pada Jumat, 2 Februari, malam lalu mencapai rata-rata 235 mm, bahkan tertinggi di stasiun pengamat Pondok Betung mencapai 340 mm. Hujan rata-rata di Jakarta yang mencapai 235 mm itu sebanding dengan periode ulang hujan 100 tahun dengan probabilitas kejadiannya 20 persen.
Banjir 2007 ini lebih luas dan lebih banyak memakan korban manusia dibandingkan bencana serupa yang melanda pada tahun 2002 dan 1996. Sedikitnya 80 orang dinyatakan tewas selama 10 hari karena terseret arus, tersengat listrik, atau sakit. Kerugian material akibat matinya perputaran bisnis mencapai triliunan rupiah, diperkirakan 4,3 triliun rupiah. Warga yang mengungsi mencapai 320.000 orang hingga 7 Februari 2007. (Sumber dari Wikipedia Indonesia)

KORBAN BANJIR BALIKPAPAN BERTAMBAH MENJADI 10 ORANG
Jakarta, 6/9/2007 (Kominfo Newsroom) - Korban jiwa akibat bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada Sabtu (1/9) hingga Rabu (5/9) telah bertambah menjadi sebanyak 10 orang.
Bakornas PB di Jakarta, Kamis (6/9) menyebutkan, selain menelan 10 korban jiwa meninggal dunia, 30 orang lainnya mengalami luka-luka, dan masih tersisa pengungsi sebanyak 154 orang, 4 unit rumah rusak total, 11 unit rusak berat, 3 unit rusak ringan dan 62 unit terendam lumpur, 2 unit sekolah, 1 unit tempat ibadah dan jembatan serta jalan mengalami kerusakan.Ke-30 orang yang terluka terdiri dari 12 orang luka berat, 18 orang luka ringan dan mereka saat ini sedang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Tentara Dr. Sarjito, Balikpapan.

Berikut ini, saya postingkan sambutan Kepala Bakosurtanal Indonesia dalam rangka menyambut "The 2nd Indonesian Geospatial Technology Exhibition", 29 Agustus - 1 September 2007, yang saya peroleh dari www.geospatial-exh.com.
http://geomatika6.blogspot.com/2007/08/indonesia-adalah-supermarket-for.html
Entah siapa yang mengenalkan istilah ‘Supermarket for natural disaster’ untuk Indonesia. Terus terang, saya tidak rela apabila Bangsa ini disebut sebagai ’supermarketnya bencana alam’, hanya untuk menunjukkan sebuah guyonan intelektual bertaraf internasional, dan ‘hanya’ dalam rangka mensukseskan pameran geospasial Indonesia yang kedua ini. Guyonan ini terlalu merendahkan. Terlalu mahal bagi saya yang amatiran di bidang geospasial, bila hanya untuk pameran kedua yang hanya 4 hari ini, para ahli geospasial Indonesia setuju untuk menertawakan nasib bangsanya sendiri dengan guyonan atau nickname ini. Image ’supermarket bencana’ terlanjur meluncur ke jejaring dunia, sedangkan masih banyak hal (’disaster information system’) yang harus diselenggarakan. Semestinya kita tidak membuat guyonan (not seriously meant) atas disaster yang telah membuat ratusan ribu rakyat Indonesia menderita dan bersedih. Poor you, Indonesia, the experts are making serious joke on you !

Inilah selengkapnya sambutan Beliau Kepala Bakosurtanal:
A supermarket for natural disasters”. Although it was not seriously meant, this new nickname for Indonesia was introduced after several natural disasters happened in the last two years. Indeed. Earthquakes, tsunamis, volcanic eruptions, floods and other disasters have been taking turn to strike different areas in Indonesia.

This makes us realize that we must raise our attention and effort in building a disaster information system. An information system that can be used as a guiding tool for both pre-disaster (such as disaster risk studies, designing evacuation routes, determining the best sites for refuges, etc.) and post-disaster activities (damage and need assessment, help distribution, rehabilitation, etc.). This kind of information system needs reliable data about what and where something is on the Earth’s surface: geospatial data.       

Daftar gempa bumi besar (di atas skala Richter 5) di Indonesia

No Tanggal&Jam Lokasi Jumlah korban Kekuatan (SR) Keterangan
1 12 September 2007 WIB Lepas pantai Bengkulu 4.517° LS 101.382° BT 9+ 7.9
2 6 Maret 2007 12:49:28 WIB Padang, Sumatra Barat 0.490°S 100.529°E >60 6.4
3 11 Agustus 2006 03:54:12 WIB Pulau Simeuleu, Sibolga Sumatra 2.374°N 96.321°E ? 6.0
4 17 Juli 2006 15:19:25 WIB Selatan Tasikmalaya, Jabar 9.334°S 107.263°E >400 7.7
5 27 Mei 2006 05:54:02 WIB Bantul, Yogyakarta 7.977°S 110.318°E 6234 6.3 Gempa Yogya
6 28 Maret 2005 Sibolga, Sumatra 2° 04′ N 97° 00′ E ? 8.5-8.7
7 26 Desember 2004 Sebelah barat Aceh, Sumatra (dasar laut) 230,000 9.3 Gempa Aceh 2004
8 4 Juni 2000 Bengkulu (Laut Hindia) >100 7.3
9 12 Desember 1992 Pulau Flores >2.100 7.6
10 1938 Laut Banda 5.05 N 131.62 E ? 8.5
11 24 November 1833 Sumatra ? 8.7

Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006

Gempa bumi Yogyakarta Mei 2006 adalah peristiwa gempa bumi tektonik kuat yang mengguncang Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada 27 Mei 2006 kurang lebih pukul 05.55 WIB selama 57 detik. Gempa bumi tersebut berkekuatan 5,9 pada skala Richter. United States Geological Survey melaporkan 6,2 pada skala Richter[1].

Korban

Korban tewas menurut laporan terakhir dari Departemen Sosial Republik Indonesia pada 1 Juni 2006 pukul 07:00 WIB, berjumlah 6.234 orang[2] dengan rincian: Yogyakarta 165 jiwa, Kulon Progo 26 jiwa, Gunung Kidul 69 jiwa, Sleman 326 jiwa, Klaten 1.668 jiwa, Magelang 3 jiwa, Boyolali 3 jiwa, Purworejo 5 jiwa, Sukoharjo 1 jiwa dan korban terbanyak di Bantul 3.968 jiwa. Sementara korban luka berat sebanyak 33.231 jiwa dan 12.917 lainnya menderita luka ringan. Kabupaten Bantul merupakan daerah yang paling parah terkena bencana. Informasi menyebutkan sebanyak 7.057 rumah di daerah ini rubuh.

Gempa bumi Samudra Hindia 2004

Peta gempa bumi

Peta gempa bumi

Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh.

Gempa terjadi pada waktu 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3,298° LU dan 95,779 BT kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer. Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Korban jiwa

Gempa bumi mengakibatkan tsunami (gelombang pasang) yang menelan sangat banyak korban jiwa. Dipastikan lebih dari 150.000 jiwa tewas.

Negara Meninggal dunia Luka - luka Hilang Kehilangan tempat tinggal
Dipastikan Perkiraan
Indonesia 126.915 126.915+ ~100.000 37.063 ~517.000
Sri Lanka 30.718 Tak diketahui 15.686 23.000+1 ~573.000
India 10.012 15.636 Tak diketahui 5.624 1.029.692
Thailand 5.3052 11.000 8.457 4.499 Tak diketahui
Somalia 150+ 298 Tak diketahui Tak diketahui 5.000
Myanmar 90 290600 45 200 mencapai 30.000
Malaysia 68-74 Tak diketahui 299 Tak diketahui Tak diketahui
Maladewa 82 Tak diketahui Tak diketahui 26 12-22.000
Seychelles 1 - 3 10 Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui
Tanzania 10 10+ Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui
Bangladesh 2 Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui
Afrika Selatan 2 Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui
Kenya 1 Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui
Madagaskar Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui Tak diketahui 1.000+
Total 151.976+ 162.000+ 125.000+ 43.000+ 3-5 juta

Catatan: Angka di tabel di atas adalah perkiraan saja.
1 Termasuk 19.000 korban hilang pada wilayah yang dikontrol oleh Macan Tamil.
2 Termasuk setidaknya 2.464 orang asing.

IndonesiaDi Indonesia, gempa menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatra. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Tetapi, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai barat Aceh dan Sumatra Utara.

87 Orang Korban Meninggal Akibat Flu Burung
Korban flu burung terus bertambah. Kasus terakhir positif flu burung berdasarkan pemeriksaan Laboratorium Badan Litbangkes Depkes adalah LT (P, 44 tahun) warga Komplek Jati 119, CPI Rumbai, Kel. Lembah Damai, Kec. Rumbai Pekanbaru Propinsi Riau. Korban meninggal tanggal 6 Oktober 2007 pukul 04.00 WIB setelah dirawat 1 hari di RS Arifin Achmad Pekanbaru Riau. Dengan demikian, secara kumulatif kasus positif Flu Burung di Indonesia mencapai 108 orang, 87 orang diantaranya meninggal dunia dengan angka kematian (Case Fatality Rate = CFR ) 80,55%.
Demikian data terbaru yang diperoleh Pusat Komunikasi Publik dari Dr. H. Nadhirin, Posko Kejadian Luar Biasa (KLB) Flu Burung Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Depkes RI, 8 Oktober 2007.
DATA KASUS FLU BURUNG DI INDONESIA
s.d. 8 Oktober 2007

No     Propinsi    Positif Flu Burung            
          Jumlah Kasus     Meninggal      
1     Jawa Barat     29     23       
2     DKI Jakarta     26     23       
3     Banten     14     12       
4     Sumatera Utara     8     7       
5     Jawa Timur     7     5       
6     Jawa Tengah     9     8       
7     Lampung     3     0       
8     Sulawesi Selatan     1     1       
9     Sumatera Barat    3     1       
10     Sumatera Selatan     1     1       
11     Riau     5     4       
12     Bali     2     2       
Total         108     87      
* Sumber Departemen Kesehatan Website
Lumpur panas Lapindo Brantas Inc
Banjir lumpur panas Lapindo Brantas Inc, telah menimbulkan korban setidaknya 21 ribu jiwa lebih atau lebih dari 3.500 KK mengungsi, 11 desa dan + 350 ha lahan pertanian terendam lumpur, serta 23 bangunan sekolah dan tak kurang dari 20 perusahaan tutup. Lumpur Lapindo telah meningkatkan angka pengangguran akibat kehilangan pekerjaan. Kejadian ini juga telah melumpuhkan transportasi jalan tol Gempol-Surabaya yang berakibat kerugian dialami perusahaan - perusahaan jasa angkutan dan transportasi ekonomi lainnya.
Kebakaran Hutan Gunung Slamet Terus Meluas
(21-09-2007) Purbalingga (ANTARA News) - Kebakaran hutan di lereng Gunung Slamet, Jateng, yang terjadi sejak Jumat (14/9) hingga Kamis (20/9), terus meluas bahkan diperkirakan telah mencapai 78 hektare. "Berdasarkan data yang kami terima , luas area yang terbakar mencapai 72 ha dan Kamis siang ini api terus merambat ke arah barat daya atau arah Banyumas sekitar 4-6 ha," kata Komandan Kodim 0702 Purbalingga Letkol Arh Subagio Irianto.

Indonesia masuk daftar negara terkorup didunia.
Dari Kasus Daftar para pejabat tinggi yang Paling Korup.Berikut ialah daftar para pejabat tinggi Indonesia yang pernah ditahan atau Masih Dalam pengusutan karena kasus kriminal atau korupsi. Untuk pejabat yang ditahan karena kasus politik,
Daftar Pejabat Indonesia Yang Dipenjara Kasus Politik.
Abdullah Puteh, mantan Gubernur Aceh
Abilio Soares, mantan Gubernur Timor Timur, karena dakwaan ‘Dunia Internasional’
Akbar Tandjung
Basuki (politikus), mantan ketua DPRD Surabaya
Beddu Amang, mantan Kepala Bulog
Bob Hasan, mantan Menteri Perindustria dan Perdagangan
Hendro Budiyanto, mantan direktur Bank Indonesia
Heru Supraptomo, mantan direktur Bank Indonesia
Hutomo Mandala Putra Soeharto, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat
Ida Bagus Oka, mantan Gubernur Bali dan Menteri Sosial
M. Sahid, wakil walikota Bogor
Mulyana W. Kusumah, anggota KPU
Nazaruddin Sjamsuddin, ketua KPU
Nurdin Halid, ketua PSSI
Paul Sutopo, mantan direktur Bank Indonesia
Rahardi Ramelan, mantan Menteri Perdagangan
Rusadi Kantaprawira, anggota KPU
Safder Yusacc, mantan sekjen KPU
Said Agil Husin Al Munawar, mantan Menteri Agama
Sri Roso Sudarmo, bupati Bantul
Suyitno Landung, mantan kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri
Syafruddin Temenggung, mantan kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Menjadi tersangka kasus jual beli pabrik gula Rajawali III, dan ditahan pada 22 Februari 2006.
Syahril Sabirin, mantan Gubernur Bank Indonesia
Adang Darajatun Korupsi, mantan Wakil Polri Kasus Markup Dana Jarkom Polisi
Winajarko , Kasus Bulog
Terakhir Komisi Yudisial Irawady
Mother Teresa Quotes:
"Keep the joy of loving God in your heart and share this joy with all you meet, especially your family. Be holy–let us pray."
"There is no greater sickness in the world today than the lack of love."
"The hunger for love is much more difficult to remove than the hunger for bread."
"Keep your heart pure. A pure heart is necessary to see God in each other. If you see God in each other, there is love for each other, then there is peace."
"The poor do not need our sympathy and our pity. The poor need our love and compassion."
"I don’t know what God is doing. He knows. We do not understand, but of one thing I’m sure, He doesn’t make a mistake."
"All of us must be saints in this world. Holiness is a duty for you and me. So let’s be saints and so give glory to the Father."
" I do not pray for success. I ask for faithfulness.
• The silence is so great that I look and do not see, listen and do not hear. The tongue moves in prayer but does not speak. [letter, 1979]
• Let us not be satisfied with just giving money. Money is not enough, money can be got, but they need your hearts to love them. So, spread your love everywhere you go.
• If you judge people, you have no time to love them.

Jakarta,23 October 2007 ,10:10 PM

The end time Prophecy

October 4th, 2007 by kanji-genesis

BIBLE PROPHECY FOR ISRAEL

October 4th, 2007 by kanji-genesis

First of all, some background information is needed before the prophecy is explained.  Prior to Judaism, Christianity, Islam, Buddhism and Hinduism, there was a man named Abram.  He lived in 2100 b.c.   

God told Abram, "I will make you into a great nation and I will bless you.  I will make your name great and you will be a blessing.  I will bless those who bless you and I will curse those who curse you.  Everyone on the earth will be blessed through you."  Genesis 12:2-3 

God brought Abram outside and said, "Look now toward heaven and count the stars, if you are able to number them." Then God said to him, "So shall your descendants be."  Abram believed God and it was credited to him as righteousness.  Genesis 15:5-6

The Lord made a covenant with Abram and said, "To your descendants I give this land, from the river of Egypt to the great river Euphrates."  Genesis 15:18

God said to Abram, "As for me, this is my covenant with you:  You will be the father of many nations.  No longer will you be called Abram but your name will be Abraham, for I have made you a father of many nations.  I will make you very fruitful.  I will make nations of you and kings will come from you.  I will establish my covenant as an everlasting covenant between me and you and your descendants after you for generations to come.  I will be your God and the God of your descendants after you.  The whole land of Canaan, where you are now an alien, I will give as an everlasting possession to you and your descendants after you and I will be their God."  Genesis 17:3-8

Abraham said to God, "If only Ishmael might live under your blessing!"  Then God said, "Yes, but your wife Sarah will bear you a son and you will call him Isaac.  I will establish my covenant with him as an everlasting covenant for his descendants after him.  As for Ishmael, I have heard you.  I will surely bless him and I will make him fruitful and will greatly increase his numbers.  He will be the father of twelve rulers and I will make him into a great nation but I will establish my covenant with Isaac, whom Sarah will bear to you by this time next year."  Genesis 17:18-21

God established an everlasting covenant between himself and the descendants of Abraham and gave the land of Canaan to them.  Abraham had two sons:  Ishmael and Isaac.  He wanted God’s covenant with him to go through his first son, Ishmael, but God made it abundantly clear his everlasting covenant with Abraham would go through the descendents of his second son, Isaac.
____________________   

God said to Jacob, "I am the Lord, the God of your father Abraham and the God of Isaac.  I will give you and your descendants the land on which you are lying.  Your descendants will be like the dust of the earth.  You will spread out to the west and to the east, to the north and to the south.  Everyone on earth will be blessed through you and your offspring. I am with you and will watch over you wherever you go and I will bring you back to this land.  I will not leave you until I have done what I have promised you."  Genesis 28:10-15   

Isaac then had two sons:  Jacob and Esau.  This passage foreshadows what took place over thousands of years. 
____________________
 

He (Jacob) had a dream in which he saw a ladder resting on the earth, with its top reaching to heaven, and the angels of God were ascending and descending on it.  There above it stood the Lord and he said:  "I am the Lord, the God of your father Abraham and the God of Isaac.  I will give you and your descendants the land on which you are lying.  Your descendants will be like the dust of the earth, and you will spread out to the west and to the east, to the north and to the south.  All peoples on earth will be blessed through you and your offspring.  I am with you and will watch over you wherever you go, and I will bring you back to this land.  I will not leave you until I have done what I have promised you."  When Jacob awoke from his sleep, he thought, "Surely the Lord is in this place, and I was not aware of it."  He was afraid and said, "How awesome is this place!  This is none other than the house of God.  This is the gate of heaven!"   Early the next morning Jacob took the stone he had placed under his head and set it up as a pillar and poured oil on top of it.  He called that place Bethel, though the city used to be called Luz. Genesis 28:12-19

Jacob and all the people with him came to Luz, which is Bethel, in the land of Canaan.  There he built an altar and he called the place El Bethel because it was there that God revealed himself to him when he was fleeing from his brother. Genesis 35:6-7

This is where Jacob’s Ladder came from.  In Jacob’s dream, God told him what would happen to his descendants and gave him the land where he was lying.  The land was named Bethel and it was located in Canaan which later became known as Palestine.  Other cities in the Promised Land are Jerusalem, Bethlehem, Nazareth and Hebron.   
____________________

The man asked him, "What is your name?"  "Jacob," he answered.  Then the man said, "Your name will no longer be Jacob but Israel because you have struggled with God and with men and have overcome."
Genesis 32:27-28

After Jacob returned from Paddan Aram, God appeared to him again and blessed him.  God said to him, "Your name is Jacob, but you will no longer be called Jacob.  Your name will be Israel."  So he named him Israel.  Genesis 35:9-10

Jacob’s name changed to Israel which means he struggles with God and his descendents became the Jews. The Anointed One was a Jew and all people who have placed their faith in him are sanctified with an everlasting blessing just as God promised, everyone on the earth will be blessed through your offspring.
____________________

The angel of the Lord also said to her:  "You are now with child and you will have a son.  You shall name him Ishmael because the Lord has heard of your misery.  He will be a wild man.  His hand will be against everyone and everyone’s hand will be against him and he will live in hostility toward all his brothers."
Genesis 16:11-12 written 1400 b.c.

This is a prophecy that can be seen on the news everyday.  Remember Abraham had two sons:  Ishmael and Isaac.  The majority of people in the Middle East today are self-proclaimed descendants of Ishmael. God’s Word says Ishmael will be a wild man and he will live in constant struggle and hostility toward all of his neighbors.      
____________________

With cunning, they conspire against your people.  They plot against those you cherish.  "Come," they say, "let us destroy them as a nation so that the name of Israel will be remembered no more."  With one mind, they plot together.  They form an alliance against you — the tents of Edom and the Ishmaelites of Moab and the Hagrites, Gebal, Ammon and Amalek, Philistia, with the people of Tyre.  Even Assyria has joined them to lend strength to the descendants of Lot.  Do to them as you did to Midian, as you did to Sisera and Jabin at the river Kishon, who perished at Endor and became like refuse on the ground.  Let them be confounded and troubled forever.  Let them be put to shame and perish so that men may know that you, whose name alone is Jehovah, are the Most High over all the earth.  Psalm 83:3-10,17-18 written 1000 b.c.

These are the ancient names of present day Palestine (Philistia, Edom and Jabin), Lebanon (Gebal and Tyre), Jordan (Moab and Ammon), Iraq (Assyria), Arabia (Midian) and Egypt (Sisera).  When Israel reclaimed independence in 1948, they invaded and tried to destroy the tiny nation. After 3,000 years, their main goal has not changed.  They want to wipe Israel off the face of the earth.
____________________

God said to Moses, "You are going to rest with your fathers and these people will soon prostitute themselves to the foreign gods of the land they are entering.  They will forsake me and break the covenant I made with them.  On that day, I will become angry with them and forsake them.  I will hide my face from them and they will be destroyed.  Many disasters and difficulties will come upon them and on that day they will ask, ‘Have not these disasters come upon us because our God is not with us?’" Deuteronomy 31:16-17 written 1400 b.c.

There were several different occasions when the people of ancient Israel turned away from God and worshiped the false gods of pagan Gentiles.  This prophecy of persecution has been fulfilled many times.  During the last two thousands years in Europe, Jews were often heavily taxed, robbed of their possessions, stripped of their civil rights, forced into ghettos, tortured and slaughtered.  Government and church leaders at times banished the Jews from even living in Spain, England, France, Belgium and Italy.  During the Crusades, Jewish villages were often destroyed and men, women and children were burned alive.  Centuries of persecutions culminated with the Holocaust during World War II when the Nazis killed an estimated 6 million Jews simply because they were Jews. 
____________________

Then the Lord will scatter you among all nations, from one end of the earth to the other.  There you will worship other gods, gods of wood and stone, which neither you nor your fathers have known.  Among those nations you will find no repose, no resting place for the sole of your foot. There the Lord will give you an anxious mind, eyes weary with longing and a despairing heart.  You will live in constant suspense, filled with dread both night and day, never sure of your life.  In the morning, you will say, "If only it were evening!" and in the evening, "If only it were morning!"  because of the terror that will fill your hearts and the sights that your eyes will see.  Deuteronomy 28:64-67 written 1400 b.c.

This prophecy has certainly been fulfilled.  By 70 A.D., Jewish communities existed in Babylonia, Syria, Egypt, Cyrene, Asia Minor, Greece, Europe, Persia and even as far east as China.  In modern times, Jews have migrated to North and South America, South Africa, and Australia.  The Jewish population of Central and Eastern Europe, until World War II, was the largest in the world.  Despite the creation of the state of Israel in 1948, the vast majority of the Jewish people remain in other parts of the world.  The Book of Deuteronomy was recorded by Moses about 3,400 years ago.  At that time, the Jews were conquering the land of Canaan and establishing Israel.  The Jews were enjoying a string of military victories.  It probably seemed odd to Jews living 3,400 years ago to hear they would one day be scattered throughout the world and persecuted.  However, the global Jewish exile and the atrocities committed against them are well known. The Nazi plan, called the Final Solution, was to kill every Jew on the face of the earth. Winston Churchill, the Prime Minister of England during the Holocaust era, said this was probably the greatest, most horrible crime ever committed in the whole history of the world.
____________________

The Lord will drive you and the king you set over you to a nation unknown to you or your fathers.  There you will worship other gods, gods of wood and stone.  You will become a thing of horror and an object of scorn and ridicule to all the nations where the Lord will drive you. Deuteronomy 28:36-37 written 1400 b.c.

The Jews have been expelled from their homeland by the Assyrians, Babylonians and Romans.  The Jews have been subject to hatred, scorn and persecution throughout the world probably more than any other group in history.  How many people do you know who have a genuine like for the Jews?   
____________________

As you have been an object of cursing among the nations, O Judah and Israel, so will I save you and you will be a blessing.  Do not be afraid but let your hands be strong.  Zechariah 8:13 written 530 b.c.

The Jews have been subject to hatred in all of the countries in which they have lived throughout the world. However, God is more powerful than the persecutors and the political leaders who have tried to destroy the Jewish people.  God has indeed saved and blessed the Jews. 
____________________

"I am with you and will save you," declares the Lord.  "Though I completely destroy all the nations among which I scatter you, I will not completely destroy you.  I will discipline you but only with justice.  I will not let you go entirely unpunished."  Jeremiah 30:11 written 600 b.c.

History has many examples of how nations have tried to destroy Israel and the Jews.  In 721 b.c., Assyria destroyed the northern kingdom of Israel.  They tortured, killed and exiled many Jews.  In 586 b.c., Babylon destroyed the southern kingdom of Judah.  They also killed and exiled many Jews.  In 70 a.d., the Romans killed an estimated 1 million Jews and destroyed Jerusalem and the temple.  In 135 a.d., the Romans again killed another 600,000 Jews and exiled many others.  During World War II, the Nazis killed 6 million Jews. Hitler said the Nazi regime would reign for 1,000 years. Today, Israel again is a vibrant, independent country but the empires of the Assyrians, Babylonians, Romans and Nazis have vanished.  We can judge with our own eyes as to whether God was correct when he said 2,600 years ago that the enemies of the Jews would be destroyed but they would be preserved.
____________________

The Lord your God will restore your fortunes and have compassion on you and gather you again from all the nations where he scattered you.  Even if you have been banished to the most distant land under the heavens, from there the Lord your God will gather you and bring you back.  He will bring you to the land that belonged to your fathers and you will take possession of it.  He will make you more prosperous and numerous than your fathers.  Deuteronomy 30:3-5 written 1400 b.c.

This prophecy began to be fulfilled in the 1900’s when many Jews returned to Israel.  They came from as far away as China, the United States, Russia and South Africa.  Israel declared independence in 1948.  Today, Israel is among the world’s most prosperous countries. 
____________________

This is what the Lord Almighty says, "I will save my people from the countries of the east and the west.  I will bring them back to live in Jerusalem.  They will be my people and I will be faithful and righteous to them as their God."  Zechariah 8:7-8 written 530 b.c. 

This prophecy has been fulfilled on two separate occasions.  In 586 b.c., Babylon destroyed Jerusalem and took many Jews as captives to Babylon but many Jews later returned to Jerusalem from Babylon.  The Jews rebuilt Jerusalem but the city was destroyed again in 70 a.d. by the Romans.  The Romans killed more than 1 million Jews and forced many more into exile.  The Jews did not have control of Jerusalem again until 1967 when the Jews recaptured the city during the Six Day War.
____________________

"Do not be afraid for I am with you.  I will bring your children from the east and gather you from the west.  I will say to the north, ‘Give them up!’ and to the south, ‘Do not hold them back!’  Bring my sons from afar and my daughters from the ends of the earth."  Isaiah 43:5-6 written 700 b.c. 

The Jews have been scattered to virtually every country in the world but millions of Jews have returned to Israel from the east, west, north and south.  From the east, many Jews living in the Middle East moved to Israel.  From the west, hundreds of thousands of Jews living in Europe and the United States began moving to Israel.  From the north, Russia refused to allow its Jewish residents to move to Israel but, after years of pressure from other countries, Russia finally began to allow Jews to return to Israel during the 1980’s. Hundreds of thousands of Russian Jews have moved to Israel.  From the south, Ethiopia also refused to allow its Jews to return to Israel but in 1985, Israel struck a deal with Ethiopia’s communist government to allow the Jews of Ethiopia to move to Israel.  This promise was also correct in saying the north (Russia) and the south (Ethiopia) would have to be persuaded to give up their Jews.  Many countries pressured Russia for years before it began to allow its Jews to leave, and Ethiopia had to be paid a ransom to allow its Jews to leave. This promise was also correct in saying the Jews would return from the ends of the earth. During the past 100 years, Jews living as far east as China, as far west as the United States, as far north as Scandinavia and as far south as South Africa have moved to Israel.
____________________

"I will bring back my exiled people Israel.  They will rebuild the ruined cities and live in them.  They will plant vineyards and drink their wine.  They will make gardens and eat their fruit.  I will plant Israel in their own land never again to be uprooted from the land I have given them," says the Lord your God. 
Amos 9:14-15 written 750 b.c.

Israel was not an independent nation again until several thousand years later on May 14, 1948.  Within hours of declaring independence, the surrounding countries, whose sizes and populations dwarf Israel, declared war and attacked them.  Despite the staggering odds, Israel was not only able to defeat them all, but they actually expanded the borders of their country by a good margin.  This promise from God also makes it clear Israel will never again lose control of their country.  Israel’s enemies could save themselves much agony if they would only read the Bible.       
____________________

This is what the Sovereign Lord says, "I will take the Israelites out of the nations where they have gone.  I will gather them from all around and bring them back into their own land.  I will make them one nation in the land on the mountains of Israel.  There will be one king over all of them and they will never again be two nations or be divided into two kingdoms."  Ezekiel 37:21-22 written 580 b.c.

God would one day bring the Jews back to Israel as a united nation. Israel had been split into two kingdoms in 926 b.c.  The southern kingdom was called Judah and the northern kingdom was called Israel.  When the Jews reclaimed sovereignty in 1948, they did so as a united people by creating one nation, Israel.
____________________

I will make rivers flow on barren heights and springs within the valleys.  I will turn the desert into pools of water and the parched ground into springs.  I will put in the desert the cedar and the acacia, the myrtle and the olive.  I will set pines in the wasteland, the fir and the cypress together, so that people may see and know, they may consider and understand, that the hand of the Lord has done this, that the Holy One of Israel has created it.  Isaiah 41:18-20 written 700 b.c.

The prophecy of a future restoration of Israel coincides with the construction of a vast irrigation system to improve farming. The lack of available water, including rainfall, is one reason why Israel had been a desolate, unproductive land during for the past 2,000 years, but during the 1900’s, when many Jews returned to their ancient homeland, they built a network of irrigation systems.  Also during the past century, more than 200 million trees have been planted in Israel.
____________________

The Lord will surely comfort Zion and will look with compassion on all her ruins.  He will make her deserts like Eden, her wastelands like the garden of the Lord.  Isaiah 51:3 written 700 b.c. 

This foreshadows what is currently happening in Israel.  The Jews have been irrigating, cultivating and reconditioning the land during much of the 1900’s.  Many of the country’s swamps have been converted into farmland and water from the Sea of Galilee has been channeled through the deserts, allowing the deserts to bloom.  Although it was described as a wasteland in the late 1800’s, Israel is now a food source for many countries.
____________________

Before she goes into labor, she gives birth.  Before the pains come upon her, she delivers a son.  Who has ever heard of such a thing?  Who has ever seen such things?  Can a country be born in a day or a nation be brought forth in a moment?  Yet, no sooner is Zion in labor than she gives birth to her children. 
Isaiah 66:7-8 written 700 b.c. 

This accurately describes what happened on May 14, 1948, when the Jews declared independence for Israel as a united and sovereign nation for the first time in 2,900 years.  No other nation in the history of the world has ever lost their country and been able to recover it.  What makes it even more amazing is this was not a short time period where  they could regroup and reclaim their territory.  This was almost 3,000 years later. When a United Nations mandate expired, ending British control of the land, Israel claimed independence. During a span of one day, foreign control of the land of Israel had formally ceased and Israel declared its independence.  Modern Israel was literally born in a single day.  This passage says the birth would take place before the birth pains began and that is precisely what happened.  Within hours of the peaceful declaration of independence in 1948, Israel was attacked by the surrounding countries of Egypt, Jordan, Syria, Lebanon, Iraq and Saudi Arabia.  Israel prevailed in that war and expanded the size of their country by fifty percent.  The birth was peaceful and without struggle, but the aftermath has been painful.
____________________

In days to come, Jacob will take root.  Israel will bud and blossom and fill all the world with fruit. 
Isaiah 27:6 written 700 b.c.

Israel, which had been barren wasteland for many centuries, is now a leading producer of agricultural products and exports food to many countries in the world. 
____________________

Egypt will be the lowliest of kingdoms and will never again exalt itself above the other nations.  I will make it so weak that it will never again rule over the nations.  Ezekiel 29:15 written 580 b.c.

Egypt had been a world power for centuries.  They dominated many nations, including Israel, but for the last 2,500 years, Egypt has been controlled by foreign powers like the Romans, Ottomans and Europeans. Since this prophecy was made several thousand years ago, Egypt has never again ruled over another country. 
____________________

The land of Judah will bring terror to the Egyptians.  Everyone to whom Judah is mentioned will be terrified because of what the Lord Almighty is planning against them. Isaiah 19:17 written 700 b.c.

It is interesting how Egypt, which is 50 times larger than Israel, has 10 times as many people and once made the Jews their slaves for 400 years, is the only country in the Middle East to have signed a peace agreement with Israel.  In 1948, 1967 and 1973, Egypt tried to invade and conquer Israel but was unsuccessful each time.  U.S. President Jimmy Carter helped facilitate this peace agreement which became known as the Camp David Accords.  The official agreement was signed on March 26, 1979, in Washington, D.C., by Israeli Prime Minister Menachem Begin and Egyptian President Anwar Sadat.  Carter also signed as a witness.  Sadat was later assassinated by his own countrymen because he agreed to peace with Israel.       
____________________

In summation, only God can make the desert bloom with fruit and trees.  Only God can cause a nation to be reborn peacefully in one day after a several thousand year worldwide exile.  Only God can make a tiny country prevail over all of its enemies.  God did all of these things so that people may see and know, they may consider and understand, that the hand of the Lord has done this and that the Holy One of Israel has created it.